Mahasiswa STITNU Sakinah Dharmasraya Kukerta di Jujuhan-Bungo, Kadinkes: Kapan Mereka Masuk?

Sebanyak enam mahasiswa dari sebelas mahasiswa salah satu kampus swasta di Dharmasraya yang melakukan Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) di Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Rabu (5/8) di data Puskesmas Jujuhan. 

Mahasiswa STITNU Sakinah Dharmasraya Kukerta di Jujuhan-Bungo, Kadinkes: Kapan Mereka Masuk?
Mahasiswa STITNU yang diperiksa kesehatannya (brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sebanyak enam mahasiswa dari sebelas mahasiswa salah satu kampus swasta di Dharmasraya yang melakukan Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) di Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Rabu (5/8) di data Puskesmas Jujuhan. 

Mereka dipanggil ke Puskesmas untuk diperiksa kesehatannya lantaran masuk ke Bungo tanpa melalui mekanisme Standar Protokol Kesehatan Covid-19.

Mahasiswa di pertemukan kepada Kepala Puskesmas Rantau Ikil dan Polsek Jujuhan untuk diberikan arahan.

"Sembilan mahasiswa dari STITNU Sakinah Dharmasraya yang melakukan kukerta di Dusun Ujung Tanjung dan telah kita panggil ke Puskesmas Rantau Ikil. Mereka di chek suhu tubuh dan kesehatannya. Setelahnya akan diberikan surat sehat. Jika ada gejala kurang sehat segera datang ke Puskesmas kita lakukan Rapid Test," kata Masajaya, Kepala Puskesmas Jujuhan, Rabu (5/8).

"Para adik-adik mahasiswa kembali menjalankan aktivitas kukerta kembali," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Bungo Safarudin Matondang MPH mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya mahasiswa dari luar yang Kukerta di Jujuhan. 

"Kapan mereka masuk, kok abang tidak tahu ya. Coba abang konfirmasi ke PKM setempat," katanya.

Tak lama kemudian Safarudin menjelaskan kembali bahwa dari keterangan Kepala Puskesmas Jujuhan mahasiswa ini dipanggil untuk pemeriksaan awal. 

"Ya Sudah di info kapus, barusan mereka juga sudah panggil dan lakukan pemeriksaan awal. Mereka harus diperiksa dulu dan mereka harus memiliki Surat Rapid test," ujarnya.

Sementara Abu Yazid warga Ujung Tanjung yang langsung mendampingi mahasiswa mengatakan sudah di bawa ke Puskesmas. Mereka bertatap muka dengan Kepala Puskesmas Rantau Ikil Masa Jaya, pihak Polsek, dokter Puskesmas.

"Semoga tidak ada lagi keraguan masyarakat karena adik-adik mahasiswa ini sudah dilakukan chek kesehatan juga sudah ada surat keterangan berbadan sehat," katanya. (red/)