Cemburu Buta, Pria Ini Tega Habisi Nyawa Mantan Istri Pakai Batu Giling

Cemburu Buta, Pria Ini Tega Habisi Nyawa Mantan Istri Pakai Batu Giling

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Terbakar api cemburu karena sang mantan istri telah menikah sirih dengan pria lain, Edi Widodo (32) warga Desa Cahaya Negeri, Lampung Utara, tega menghabisi nyawa sang istri. Diketahui korban bernama Yani (54) warga Kelurahan Mayang Mangurai dengan menggunakan batu gilingan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Sabtu 25 Mei 2019 tersangka datang dari Lampung ke rumah kontrakannya di RT 22, Kelurahan Mayang Mangurai, Kota Jambi. Dimana saat itu tersangka setelah meninggalkan korban selama 3 bulan tanpa ada komunikasi.

 

Kemudian Kamis, 6 Juni 2019 tersangka dan korban kembali tinggal dalam satu rumah. Lantas korban bercerita kepada tersangka bahwa dirinya telah menikah sirih dengan orang lain selama tersangka meninggalkan korban.

 

Mendengar cerita itu lantas membuat tersangka marah kepada korban atas pernikahan korban tersebut. Karena sakit hati dengan cerita ini, Minggu, 9 Juni 2019 sekitar Pukul 22.00 WIB tersangka meminta uang sebesar Rp 200 ribu guna memperbaiki sepeda motornya. Namun korban yang merasa kecewa atas perbuatan tersangka yang telah meninggalkan dirinya selama tiga bulan tanpa ada komunikasi malah mencaci maki korban.

 

Akibat kata-kata kotor dan amarah yang tak terbendung lagi, membuat tersangka marah dan kemudian mengambil batu giling. Selanjutnya, tersangka memukul kepala korban sebanyak empat kali.

 

Sslain itu, tersangka juga menutup mulut korban dengan isolatip, mencekik serta membekap wajah korban dengan menggunakan bantal. Tidak sampai disitu, tersangka yang sudah dirasuki api dendam, lantas menendang pinggang korban sebanyak dua kali hinggal meregang nyawa.

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, AKBP Edi Faryadi Senin (17/6/2019) mengatakan selain membunuh, tersangka pergi membawa barang-barang milik korban antara lain sepeda motor Honda Revo x, satu untai kalung beserta liontin, satu unit handphone merek Xiaomi dan satu unit handphone merek Nokia.

 

“Setelah mengambil barang-barang korban kemudian tersangka kabur ke wilayah Sumatera Selatan dan menjual sepeda motor Honda Revo X milik korban tersebut di daerah Belitang, Sumatera Selatan dengan harga Rp4 juta,” katanya. (RED)

 

Reporter : Deni S