Maling Burung Murai Senilai Rp 7,5Juta, Pemuda Jambi Ini Dijebloskan ke Penjara

Maling Burung Murai Senilai Rp 7,5Juta, Pemuda Jambi Ini Dijebloskan ke Penjara
Para saksi pemilik dan penjual burung Murai diperiksa Hakim. (Hendro/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dian Pramana Putra, pemuda ini terpaksa berurusan dengan hukum. Usai nekat mencuri burung kicau jenis Murai Batu, milik rekannya sendiri. Atas perbuatannya, dia dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP, tentang pencurian.

Dalam persidangan, terdakwa yang merupakan warga Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi ini, terbukti mengambil suatu barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum.

Penuntut umum sekaligus menghadirkan 3 saksi, yang merupakan pemilik burung dan pembeli burung curian. 

Pemilik burung, Wagino mengaku bahwa memang memiliki sejumlah burung di rumahnya. Namun dia tak curiga jika yang akan melakukan pencurian merupakan rekannya sendiri.

"Dia ini sering sekali main ke rumah, yang mulia. Jadi saya tidak curiga kalau di ngambil. Dia ngambilnya subuh pas saya mau pergi shalat subuh," kata Wagino, Selasa (6/8).

Burung tersebut menurutnya bernilai Rp7,5 juta, karena merupakan burung kesayangannya.

"Kemarin ada yang mau ambil 7,5 juta saja saya tidak lepas yang mulia. Karena suaranya bagus," katanya.

Sementara saksi lainnya yang merupakan pembeli burung tersebut mengaku tak tahu, jika burung yang dijual terdakwa merupakan burung curian. 

"Saya niatnya cuma menolong pak, karena dia bilang butuh uang dan mau jual burungnya. Saya beli seharga 1 juta 2 ratus ribu," katanya.

Sementara dihadapan hakim, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya. (RED)

Kontributor : Hendro