Masuk ke Polres Muarojambi, Masyarakat Wajib Cuci Tangan

Masuk ke Polres Muarojambi, Masyarakat Wajib Cuci Tangan
Masyarakat Saat Cuci Tangan di Polres Muarojambi (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Penyebaran virus Corona saat ini cukup mengkhawatirkan. Seluruh instansi diminta terus berperan aktif dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Meski hingga saat ini di Jambi belum ada yang dinyatakan Positif terjangkit Corona, kewaspadaan dan mawas diri tetap selalu dilaksanakan. Pun begitu juga dengan Mapolres Muarojambi.

"Kita siapkan hand sanitizer atau gel pembersih tangan di tiap ruangan, khususnya ruang pelayanan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Ini untuk menjaga kebersihan diri dan sterilisasi sebelum berinteraksi antara petugas dan masyarakat," kata Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto Senin (16/3/2020).

Setiap masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi, baik di pelayanan kepengurusan SIM, pelayanan tilang, Laka Lantas hingga pelayanan Samsat dipinta membersihkan tangan terlebih dahulu di pintu masuk. Petugas pun bersiaga di pintu masuk.

Tak hanya masyarakat, petugas kepolisian pun diharuskan membersihkan tangan mengunakan cairan pembersih tangan sebelum berinteraksi di sana. Di dinding pun ditempel tata cara cuci tangan yang baik dan benar.

"Petugas juga harus membersihkan tangannya sebelum berinteraksi sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan diri untuk menghindari penyebaran virus Corona ini," kata Kapolres.

Selain menyiapkan pembersih tangan, Kapolres juga meminta bawahannya untuk selalu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kapolres dan jajaran membersihkan lingkungan sekitar Mapolres dimulai dari lingkungan tempat ibadah. Ini juga dilakukan di Mapolsek-mapolsek di Muarojambi.

"PHBS itu dimulai dari diri kita sendiri. Sesuai dengan petunjuk dan arahan Kapolri untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran virus Corona. Dengan lingkungan yang bersih tentu virus tidak akan menempel dan menyebar. Dengan demikian, penyebaran Coronavirus ini bisa diminimalisir sedini mungkin," katanya. 

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi