Ngabalin Sebut Penyataan Prabowo soal Kemiskinan sebagai Ocehan Menyesatkan

Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, membalas ocehan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut angka kemiskinan Indonesia naik sebesar 50 persen.

Ngabalin Sebut Penyataan Prabowo soal Kemiskinan sebagai Ocehan Menyesatkan

BRITO.ID, JAKARTA – Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, membalas ocehan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut angka kemiskinan Indonesia naik sebesar 50 persen selama masa kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi). Ia merasa geram ketika mendengar pernyataan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, politikus Partai Golkar yang sempat menjadi anggota tim sukses Prabowo di Pemilihan Presiden 2014 ini mengatakan kalau pernyataan dari eks Danjen Kopassus itu amat menyesatkan. Sehingga, Ngabalin meminta kepada masyarakat Indonesia untuk tak memercayainya.

"Itu sebabnya saya ingin mengatakan kepada Anda semua bahwa kalau ada pernyataan yang datang dari siapa pun, termasuk dari Prabowo Subianto, yang menyebutkan kemiskinan di Indonesia naik 50 persen, itu adalah pernyataan yang sesat dan menyesatkan," kata Ngabali saat menghadiri diskusi publik bertajuk 'Kenapa Harus Jokowi' di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (29/7/2018).

Ia sangat menyayangkan pernyataan tersebut keluar dari Prabowo yang merupakan tokoh Tanah Air. Ngabalin merasa omongan itu dikeluarkan hanya untuk menaikkan elektabilitas Prabowo jelang pilpres tahun depan.

"Bangsa ini terlalu besar hanya untuk kepentingan kekuasaan presiden dan wakil presiden dan sebuah kepentingan bagi-bagi kursi lalu menyebarkan berita sesat dan menyesatkan. Republik ini terlalu besar," ucapnya melalui okezone.com.

Ngabalin mengingatkan Prabowo untuk tidak lagi asal ucap di depan publik, jika itu hanya untuk kepentingan meraup pundi-pundi suara jelang perhelatan pesta demokrasi. Jangan sampai demi mengejar ambisi pribadi dan kelompok tertentu menghalalkan segala cara.

Peringatan tersebut tidak hanya dilemparkan kepada Prabowo, ia berkelakar kepada semua orang agar mulai sekarang setop menyebarluaskan berita fitnah ke khalayak ramai. Ngabalin akan menjadi orang paling terdepan untuk membela pemerintah bila nanti ada yang mengeluarkan informasi bohong.

"Kita harus maju dan kita akan siap melakukan perlawanan dengan siapa pun Anda. Saya, Ali Mochtar, biarlah saya yang nanti bicara seperti ini kawan-kawan. Santai dan tenang, lawan siapa pun di depan, akan saya hadapi. Sepanjang Anda berbohong, sepanjang Anda menyebarkan fitnah, berita yang sesat dan menyesatkan, saya akan melakukan perlawanan di mana pun Anda berada," tegasnya.

Prabowo Subianto sendiri dalam pidatonya di kegiatan Ijtima Ulama yang diinisiasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) mengatakan kalau angka kemiskinan Indonesia naik 50 persen. (*)