Panik dan Cemas Gempa Susulan, Warga Mataram Pilih Tidur di Lapangan Terbuka

Warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat(NTB) masih bertahan di luar rumah. Mereka memilih berkumpul di lapangan terbuka pascagempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter(SR) yang terjadi Minggu malam, pukul 19.46 Wita.

Panik dan Cemas Gempa Susulan, Warga Mataram Pilih Tidur di Lapangan Terbuka

BRITO.ID, MATARAM - Warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih bertahan di luar rumah. Mereka memilih berkumpul di lapangan terbuka pascagempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter(SR) yang terjadi Minggu malam, pukul 19.46 Wita.

"Kita diam di sini saja pak, takut kalau pulang, nanti ada gempa susulan lagi," kata Rina yang ditemui wartawan sedang berkumpul bersama keluarganya di lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Minggu malam.

  ARTIKEL TERKAIT
Seorang Santri Tewas Tertimpa Reruntuhan Akibat Gempa di Mataram
Cahaya Hijau Misterius Muncul saat Terjadi Gempa Bumi di Mataram


Dengan alas tikar dan selimut hangat yang dia bawa dari rumahnya, Rina, warga Gomong, Kota Mataram, berkumpul layaknya orang yang sedang rekreasi. Dia bersama warga lain di lapangan Sangkareang, sebelah Barat dari Kantor Wali Kota Mataram.

Tidak hanya di lapangan Sangkareang, dari pengamatan wartawan Antara, banyak warga yang masih bertahan di luar. Seperti di halaman parkir pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall, "Mataram Mall", lapangan Taman Malomba Ampenan dan lapangan Lanud Rembiga.

  ARTIKEL TERKAIT
Pasca Gempa, Seluruh Pasien Dievakuasi ke Halaman Parkir RSUD Mataram


Bahkan ada juga yang terlihat duduk di emperan dekat bundaran air mancur simpang lima Karang Jangkong serta pinggiran ruas jalan raya.

"Kita takut pulang ke rumah. Takut ada gempa susulan. Diam di sini saja dulu," ujar Ibu Diah, warga Tangsi, Kecamatan Ampenan, yang ditemui wartawan sedang menggendong anaknya masih balita di lapangan Taman Malomba.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat telah menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa bumi 7,0 SR di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, telah berakhir.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa bumi 7,0 SR yang mengguncang NTB pada Minggu, pukul 19.46 Wita. Hingga berita ini dibuat, getaran gempa bumi masih terasa. Namun kekuatannya tidak seperti yang terjadi pada pukhl 19.45 Wita. (*).

 


Source Video : Youtube

 

Kumpulan "Berita Jambi" Terkini