Pembatalan Pembangunan Gedung Banggar DPRD Tanjab Barat Disetujui Unsur Pimpinan, Ini Alasannya

Dengan adanya wacana pembatalan Proyek Pembangunan Gedung Bangar DPRD Tanjabbar dengan nilai Rp. 10,1 M dengan harapan dapat dialihkan ke penanganan Covid-19, disetujui Dua unsur Pimpinan Dewan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yakni Ketua dan Wakil Ketua Satu DPRD, 

Pembatalan Pembangunan Gedung Banggar DPRD Tanjab Barat Disetujui Unsur Pimpinan, Ini Alasannya
Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jafar (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT - Dengan adanya wacana pembatalan Proyek Pembangunan Gedung Bangar DPRD Tanjabbar dengan nilai Rp. 10,1 M dengan harapan dapat dialihkan ke penanganan Covid-19, disetujui Dua unsur Pimpinan Dewan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yakni Ketua dan Wakil Ketua Satu DPRD, 

Wakil Ketua Satu DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar, menegaskan bahwa dirinya sangat menyetujui hal tersebut.

"Sudah saya sampaikan kepada siapapun, bahwa pimpinan DPRD setuju ditunda atau dibatalkan," tegas Jahfar melalui pesan WhatsApp-nya Jum'at (03/4/2020).

Sebelumnya pada Tanggal 31 Maret lalu, Ketua DPRD Tanjab Barat, Mulyani Siregar, juga sudah menyetujui Proyek tersebut dibatalkan ataupun ditunda.

Sayangnya, Wakil Ketua Dua Muh Syafril Simamora, terkesan enggan berkomentar. Pasalnya saat dihubungi melalui Telepon ataupun pesan WhatsApp- pribadinya belum mendapat respon. 

Dari informasi yang dihimpun, Hari Senin nanti, pihak DPRD Tanjab Barat akan menggelar Rapat dengar pendapat terkait Proyek Pembangunan Gedung Bangar tersebut.

"iya, Senin," tukas Jahfar.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi