Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Juga Pernah Perkosa Wisatawan Italia

KUPANG - Jajaran Kepolisian Resort Manggarai Barat di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur maaih memburu pelaku pemerkosa wisatwan asing asal Perancis. Pengejaran dilakukan selain oleh personel dari Satuan Reserse dan Kriminal Polrea Manggarai Barat juga dibantu aparat lainnya. "Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Juleat Abast

Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Juga Pernah Perkosa Wisatawan Italia

BRITO.ID, KUPANG - Jajaran Kepolisian Resort Manggarai Barat di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur maaih memburu pelaku pemerkosa wisatwan asing asal Perancis. Pengejaran dilakukan selain oleh personel dari Satuan Reserse dan Kriminal Polrea Manggarai Barat juga dibantu aparat lainnya.

"Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Juleat Abast.

Menurut dia kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan masih dikejar. "Mudah-mudahan bisa segera ditemukan agar bisa segera diproses hukum agar tidak lagi berkeliaran membikin resah daerah ini terutama para wisatawan," katanya.

BACA JUGA

Pelaku pemerkosa wisatawan mancanegara berinisial AS dilapor ke Mapolres Manggarai Barat oleh korban berinisial 'M' karena telah diperkosa. Pelaku yang namanya masih disembunyikan oleh aparat itu diduga berasal dari Kabupaten Ende juga di Pulau Flores NTT. Informasi yang dihimpun pelaku AS juga pernah menggagahi wisatawan mancanegara lainnya dari Italia. Namun korban memilih tak melaporkan kejadian itu ke aparat.

Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula mengaku telah melawat wisatawan asal Perancis yang jadi korban pemerkosaan. Kepada manajemen rumah sakit, Bupati Agustinus meminta agar ada perhatian khusus untuk korban perkosaan itu.

"Saya sudah bertemu dengan gadis Perancis dan meminta RS Siloam membantu untuk memberi perhatian khusus,” ujarnya.

Wisatawan asal Perancis berinisial M (22) melapor ke aparat kepolisian setelah diperkosa seorang pria berinsial AS. Korban diperkosa di kawasan hutan obyek wisata air terjun Cunca Wulang pada 12 Juni 2018 sekitar pukul 15.00 WITA. Kepada polisi korban M mengaku jika sering digoda oleh pelaku dan ditolak. Di hari naas itu dengan ancaman pelaku lalu memperkosa M di kawasan hutan. Karena kejadian itu M lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.