Pencurian Kulit Manis di Kerinci Semakin Marak, Warga Ancam Bunuh Pelaku di Tempat

Aksi pencurian kulit manis atau casiavera di Kabupaten Kerinci semakin marak. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, pencurian kulit manis tersebut kerap terjadi di berbagai wilayah.

Pencurian Kulit Manis di Kerinci Semakin Marak, Warga Ancam Bunuh Pelaku di Tempat
Batang Kulit Kayu Manis Yang Dikuliti Pencuri (Ega Roy/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA KERINCI – Aksi pencurian kulit manis atau casiavera di Kabupaten Kerinci semakin marak. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, pencurian kulit manis tersebut kerap terjadi di berbagai wilayah.

Tak tanggung-tanggung, akibat keresahan ini, warga pun akan mengancam jika berhasil menangkap pencuri, akan membunuh pencuri tersebut di tempat.

Aksi pencurian juga terjadi di Desa Pangasi Lama, Kecamatan Bukit Kerman. Hampir sebagian kayu manis milik warga digondol pencuri, sehingga membuat masyarakat resah.

Seorang korban, Yudi, yang dikonfirmasi mengatakan, sebanyak 38 batang kulit manis miliknya dicuri pada malam hari, padahal batang kulit manisnya tersebut sudah dipeliharanya puluhan tahun.

"Dicurinya waktu malam, padahal saya sudah memelihara batang kulit manis ini puluhan tahun," ungkap Yudi.

Yudi pun menceritakan yang menjadi korban pencurian, bukan hanya dirinya, melainkan sebagian besar warga yang memiliki batang kulit manis pun turut menjadi korban.

"Saya harap, aparat Desa maupun aparat penegak hukum bisa mengatasi hal ini, agar keresahan masyarakat bisa diatasi," katanya.

Penulis: Ega Roy

Editor: Rhizki Okfiandi