Penumpang Tak Miliki Surat Rapid Antigen Disuruh Balik, Kapolda Jambi: Wajib Miliki Surat Bebas Covid-19

Sebanyak tiga puluh penumpang ALS hendak tujuan ke Jawa dari Sumatera Utara terpaksa diturunkan dan diambil cek suhu.  Tak hanya itu petugas pos penyekatan perbatasan Jujuhan-Bungo-Jambi memeriksa satu persatu penumpang terkait surat rapid Tes Antigen. Sayangnya 30 penumpang tidak memiliki surat dan bus pun disuruh putar balik.

Penumpang Tak Miliki Surat Rapid Antigen Disuruh Balik, Kapolda Jambi: Wajib Miliki Surat Bebas Covid-19
Penumpang yang diperiksa di pos penyekatan perbatasan Jambi-Sumbar (brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sebanyak tiga puluh penumpang ALS hendak tujuan ke Jawa dari Sumatera Utara terpaksa diturunkan dan diambil cek suhu. 

Tak hanya itu petugas pos penyekatan perbatasan Jujuhan-Bungo-Jambi memeriksa satu persatu penumpang terkait surat rapid Tes Antigen. Sayangnya 30 penumpang tidak memiliki surat dan bus pun disuruh putar balik.

Kapolda Jambi Irjen A Rachmad Wibowo melakukan pengecekan ke pos penyekatan di perbatasan Jambi-Sumbar Jalan Lintas Sumatera KM 50 Dusun Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, Bungo, Jumat (30/4).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jambi didampingi Dansat Brimob Polda Jambi, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirlantas, Dirtahti. Rombongan disambut oleh Wakil Bupati Bungo dan Kapolres Bungo dan Dandim 0416/Bute.

Berdasarkan surat edaran Kepala BNPB nomor 13 tahun 2021, bahwa mulai dari tanggal 22 April – 5 Mei 2021 setiap orang yang melakukan perlintasan antar kota antar provinsi wajib memiliki surat bebas Covid-19.

Setiap warga yang melintas wajib memiliki surat bebas Covid-19 baik itu Swab PCR ataupun antigen yang berlaku 1×24 jam

Jika tidak memiliki surat bebas Covid-19 bagi warga yang melintas di perbatasan Provinsi Jambi, maka akan di Swab ditempat. Jika tidak ada, maka terpaksa harus putar balik ke tempat asal.

Disarankan untuk swab ditempat pos pengetatan perbatasan menggunakan GeNose C-19. Dirinya sudah menyarankan kepada Kepala Posko dan Wakil Bupati Bungo untuk menyiapkan Swab GeNose C-19 di posko. Jika tidak ada yang melintas harus putar balik.

"Belakangan ini tingkat rata-rata penambahan kasus Covid-19 semakin tinggi seperti salah satunya di Provinsi Jambi. Sehingga, dengan adanya pos penyekatan perbatasan ini berguna untuk mencegah tidak ada penambahan kasus Covid-19," kata Kapolda.

"Diimbau bagi masyarakat yang mau melintas wajib memiliki surat bebas Covid-19 yang berlaku 1×24 jam. Mari sama-sama menjaga agar tidak ada penambahan pasien Covid-19," pungkasnya. (red)