PERLUDEM: Ambang Batas Parlemen Ancam Posisi Partai Lama di Senayan

PERLUDEM: Ambang Batas Parlemen Ancam Posisi Partai Lama di Senayan

BRITO.ID, BERlITA JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan ambang batas parlemen atau 'parliamentary threshold' Pemilu 2019 sebesar empat persen akan membuat perhelatan pemilu semakin sengit.

"Karena dengan ambang batas itu ada partai politik baru yang memungkinkan merebut suara pemilih partai lama," kata Titi, di Jakarta, Minggu, menanggapi ambang batas parlemen Pemilu 2019.

Menurut dia, suara masyarakat akan terdistribusi kepada 16 partai yang lolos verifikasi. "Jadi partai di parlemen bisa saja tidak terpilih lagi," katanya. 

Kata dia, ambang batas empat persen membuat satu parpol harus mengumpulkan sebanyak lima juta suara untuk masuk ke palemen. Jumlah itu cukup besar dan akan membuat partai baru bekerja keras memenuhi kuota tersebut.

Partai baru yang lolos di Pemilu 2019 antara lain, Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Solidaritas Indonesia. (*)