Pilkada 2020, Bawaslu Tanjab Barat Warning ASN

Bawaslu Tanjab Barat menilai, Tahun 2020 ini merupakan ajang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpolitik terselubung.

Pilkada 2020, Bawaslu Tanjab Barat Warning ASN
Ketua Bawaslu Tanjab Barat Hadi Siswa (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Bawaslu Tanjab Barat menilai, Tahun 2020 ini merupakan ajang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpolitik terselubung. Mengingat, tidak sedikit, calon Gubernur maupun Bupati yang maju. 

Untuk itu, Bawaslu Tanjabbarat mengingatkan kepada ASN Tanjabbarat untuk tidak berpolitik praktis. Sebab, hal itu sering dimanfaatkan oknum ASN sebagai motor penggerak massa saat melaksanakan kampanye nantinya.

ketua Bawaslu Tanjabbar, Hadi siswa, menjelaskan, pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2020 mendatang, Bawaslu kabupaten Tanjung Jabung barat terus mengingatkan agar ASN untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

"Jika ditemukan maka ASN tersebut akan dikenakan sanksi bahkan berurusan dengan KASN. Meski Pilkada masih beberapa bulan lagi, tapi kami selaku pengawas terus mengawasi," tegasnya Rabo (24/6). 

Lebih lanjut Ketua Bawaslu menyampaikan pihaknya terus menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh ASN Pemkab bersikap netral saat Pilkada serentak.

Jika  nantinya ASN di lingkup Tanjabbar yang melakukan politik praktis, maka itu merupakan hal yang sangat fatal dan sangat bertentangan dengan undang-undang.

"Apabila terbukti ASN teraebut tentunya ada sanksi, dan sanksi tersebut akan di rekomendasikan mengenai etika kepada KASN" tukasnya. 

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi