Pintu Masuk Bagi WNA Ditutup, Sandi: Akan Berdampak Sektor Pariwisata...

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi terkait penutupan sementara pintu masuk bagi warga asing ke Indonesia. Menurutnya Pemerintah menutup sementara pintu bagi Warga Negara Asing (WNA) mulai 1-14 Januari 2021 untuk mencegah masuknya varian baru virus corona.

Pintu Masuk Bagi WNA Ditutup, Sandi: Akan Berdampak Sektor Pariwisata...
Sandiaga Uno dan Retno Marsudi. (Ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi terkait penutupan sementara pintu masuk bagi warga asing ke Indonesia. Menurutnya Pemerintah menutup sementara pintu bagi Warga Negara Asing (WNA) mulai 1-14 Januari 2021 untuk mencegah masuknya varian baru virus corona.

"Meskipun ini akan berdampak pada sektor pariwisata, namun ini semua tentunya untuk kepentingan bangsa dan keselamatan rakyat Indonesia," tulisnya di akun Facebook, Rabu (30/12).

Kata Sandi, dalam pertemuan dengan Ibu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemarin, sepakat untuk bersama-sama mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran covid-19.

"Untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, tetap semangat. Karena ke depan yang kita akan terus genjot adalah jumlah wisatawan lokal dengan mengedepankan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4)," ujarnya.

"Kita pastikan protokol itu berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan minat dan kepercayaan wisatawan lokal untuk mengunjungi destinasi-destinasi wisata Indonesia yang jumlahnya begitu banyak dari Sabang hingga Merauke," tambahnya.

Dengan meningkatnya wisatawan lokal, harapannya usaha-usaha mikro dan kecil akan semakin menggeliat, peluang usaha dan lapangan kerja akan terus tercipta.

Postingan Sandi ini sudah dilike 9.029 kali dan dikomentari 1.012 kali. Lalu begini tanggapan netizen terhadap postingan Sandi. 

"#Gercep untuk mencegah gelombang virus baru, setuju Pak. Keselamatan segenap warga negara di dalam negeri tetap harus menjadi prioritas di atas kepentingan ekonomi, dll," tulis Abu Nu'man.

"Kalau sj kebijakan ini dari awal mgkn indonesia sdh lama slmt dari covid sprt negara2 lainnya yg lgsg menutup akses out to in," tulis Umi M Hafidz Baragbah.

"Seharusnya itu yg dilakukan sejak awal pendemi merebak,semoga dgn bergabungnya Bang Sandi membawa perubahan positif dan memberi energi yg positif di setiap keputusan yg d ambil u/ Negeri tercinta ini....Amiin," tulis Yahya Haikal. (Red)