Polisi Kirim Surat Panggilan Habib Rizieq Malam Hari, FPI: Semoga Allah Menggagalkan Niat Buruk...

Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan kepada Habib Rizieq malam-malam, Jumat (27/11). FPI bersumpah akan habis-habisan membela Habib Rizieq Shihab (HRS).

Polisi Kirim Surat Panggilan Habib Rizieq Malam Hari, FPI: Semoga Allah Menggagalkan Niat Buruk...
Habib Rizieq saat Maulid Nabi di Petamburan. (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA— Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan kepada Habib Rizieq malam-malam, Jumat (27/11). FPI bersumpah akan habis-habisan membela Habib Rizieq Shihab (HRS).

Surat pemanggilan Polda Metro Jaya terkait kerumunan di Maulid Nabi SAW dan pernikahan putri HRS di Petamburan, diungkap akun resmi FPI di Twitter @kabar_fpi pada Jumat malam (27/11).

“Mohon do’a dari semuanya. Saat ini polisi mendatangi rumah Imam Besar Habib Rizieq Shihab, untuk memberikan surat panggilan pemeriksaan,” cuit Twitter FPI.

“Semoga Allah menggagalkan semua niat buruk yang ditujukan kepada beliau. Aamiin. #KamiBersamaIBHRS,” jelasnya lagi.

Dikatakan FPI, Polda Metro Jaya telah habiskan energi dan berusaha mati-matian menjebloskan Imam Besar HRS ke penjara dengan segala cara.

“Demi Allah. Kami akan habis-habisan dan mati-matian pula membela Imam Besar kami dengan segala cara,” katanya.

“Kami akan dampingi Imam Besar kemanapun beliau melangkah. #KamiBersamaIBHRS,” jelas akun FPI lagi.

Sebelumnya, Pengacara Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar, mengatakan, dia telah mendengar kabar pemanggilan ini. Namun, pihaknya belum menerima surat pemanggilan dari penyidik Polri.

“Suratnya sih belum dapat. Karena saya lagi di luar. Tapi nggak tahu Pak Habib ya, kita nggak ada,” kata Aziz, Senin (16/11/2020).

“Siap-siap saja kalau dipanggil kita,” ungkapnya lagi.
 
Sekadar informasi, Habib Rizieq akan dimintai klarifikasi terkait gelaran pernikahan dan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, Tim dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menyatakan akan meminta keterangan kepada Habib Rizieq dan sejumlah pihak terkait peristiwa tersebut.

Pihak yang dipanggil di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wagub DKI Riza Patria dan sejumlah pihak, termasuk Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, dan beberapa tamu acara.

Sumber: pojoksatu
Editor: Ari