Satu ABK Terjatuh dari Tongkang di Muarojambi, Ini Identitasnya

Seorang anak buah kapal (ABK) dikabarkan terjatuh dari tongkang dan tenggelam di aliran sungai Batanghari di Desa Talangduku Kecamatan Tamanrajo Muarojambi pada Sabtu (6/3/21).

Satu ABK Terjatuh dari Tongkang di Muarojambi, Ini Identitasnya
Lokasi Tenggalamnya Korban di Pelabuhan Talangduku Muarojambi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Seorang anak buah kapal (ABK) dikabarkan terjatuh dari tongkang dan tenggelam di aliran sungai Batanghari di Desa Talangduku Kecamatan Tamanrajo Muarojambi pada Sabtu (6/3/21). Korban terjatuh saat sedang bekerja memperbaiki mainhole tongkang atau ponton Sumber Cipta 1.

"Iya benar ada korban terjatuh di perairan sungai batanghari di Talangduku," kata Kasubbag Humas Polres Muarojambi AKP Amradi Minggu (7/3/21). 

Kata Amradi, berdasarkan laporan yang diterima, TKP berada di RT 11 Desa Talangduku, tepatnya di daerah aliran sungai batanghari galangan kapal milik PT Batanghari Cipta Sipyard. 

Korban diketahui bernama Nurhadi (40), warga Desa Santapan Barat Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja sebagai chief atau juru mudi kapal. Jatuhnya korban pertama kali diketahui oleh dua orang rekan korban bernama Hendra dan Andi.

"Kejadiannya siang kemarin sekitar pukul 12.30 WIB pas waktunya istirahat makan siang. Waktu itu korban tengah bekerja memasang mainhole pada bagias atas tongkang," kata Amradi.

Memasuki jam istirahat siang, kemudian seluruh teman teman yang bekerja mengingatkan korban agar istirahat namun korban masih terus bekerja.

"Sudah diingatkan sama kawannya untuk istirahat dulu, beliau menolak sambil bilang tanggung, duluan lah," kata Amradi menirukan perkataan korban.

Tak lama berselang, kemudian tiba tiba saksi Hendra melihat korban terjatuh dan kepala korban bagian belakang terbentur dinding kapal atau Tagboat Moda 1. Setelah itu korban langsung tenggelam ke dalam sungai batanghari. Hingga kini, korban belum diketemukan dan masih dilakukan pencarian oleh tim dari  Polsek Marasebo bersama Pol Air Polda Jambi, TNI AL Pos Talangduku, Basarnas dan Babinsa Talangduku.

"Saat ini belum ditemukan, upaya pencarian terus dilakukan termasuk mencari dan mencatat saksi dan berkoordinasi dengan Basarnas dan menghubungi pihak keluarga korban," kata Amradi.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi