Sejak Awal Januari, Puskesmas Sarolangun Tangani 5 Pasien DBD

Sejak Awal Januari, Puskesmas Sarolangun Tangani 5 Pasien DBD
Kepala Puskesmas Sarolangun drg Sri Santi Nora (Arfandi S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN -Sejak awal tahun 2020 ini, jumlah penderita penyakit demam berdarah (DBD)mulai dirasakan oleh masyarakat Sarolangun, pasalnya dalam kurun waktu tiga minggu terakhir di bulan Januari ini, puskesmas kecamatan Sarolangun sudah menangani sedikitnya lima pasien penderita DBD.

Kepala Puskesmas Sarolangun drg. Sri Santi Nora mengatakan bahwa pasien menderita penyakit DBD setelah adanya hasil pemeriksaan medis di laboratorium.

"Ya, sejak Januari ini, kita sudah menangani sekitar lima orang penderita yang positif dbd, karena ada hasil laboratorium," kata Kepala Puskesmas Sarolangun Sri Santi Nora (20/1/2020).

Katanya, penderita DBD ini terjadi di wilayah Kelurahan Sarolangun Kembang, Kelurahan Pasar, Kelurahan Sukasari, Kelurahan Aur Gading dan Kelurahan Gunung Kembang.

"Kalau peningkatan sejak kemarin sudah ditangani, tidak ada laporan lagi positif DBD, dan mereka sudah ada yang pulang dari rumah sakit," katanya.

Selain itu Ia juga menjelaskan untuk mengantisipasi peningkatan penderita DBD ini, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan Pengasapan jentik nyamuk melalui alat fogging.

"Beberapa Kelurahan sudah difogging melalui petugas yang kita siapkan," katanya.

Tak hanya itu, Ia juga meminta masyarakat untuk senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menjaga lingkungan rumah tetap bersih, khususnya dari genangan air pada saat musim penghujan ini.

"Kalau ada bak mandi di rumah, itu juga kita minta untuk rutin dibersihkan. Karena nyamuk aides aigifty (nyamuk dbd) ini kan tumbuhnya kan di tempat air yang bersih, bukan di tempat air yang kotor. Kami kemarin juga sudah koordinasi dengan Lurah bahwa mereka akan siap sekalian gotong royong bersama, sekalian pemberantasan sarang nyamuk atau PSN," katanya.

Penulis: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi