Sekda Dianto: Jika Pengadaan Barang Jasa Ada Unsur Kongkalikong, Pasti Ada Niat Tak Baik

Sekda Dianto: Jika Pengadaan Barang Jasa Ada Unsur Kongkalikong, Pasti Ada Niat Tak Baik
Sekdaprov Jambi M Dianto. (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M. Dianto dalam rakor dan evaluasi Pelaksanaan Pengadaan Barang dan jasa menjadi momen strategis menilai sejauh mana upaya yang telah dilaksanakan dalam rangka memenuhi prinsip pengadaan barang dan jasa.

"Mari sama-sama kita informasi jika ada hal-hal positif yang telah kita raih dalam proses pengadaan barang dan jasa, harus kita pertahankan dan kita tingkatkan. Namun jika hal-hal yang selama ini menjadi kendala atau penghambat melalui rakor hari ini kita coba dibahas dan dicarikan solusi terbaiknya," katanya, saat di ruang pola kantor Gubernur Jambi, Rabu (28/8/2019). 

Pihaknya berharap penerapan sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih baik dapat membantu persoalan lambatnya serapan anggaran yang selama ini sering terjadi. 

"Karena lambat atau rendahnya serapan anggaran itu tentu juga menjadi penghambat upaya kita untuk mencapai target dan tujuan pembangunan yang telah kita tetapkan sebelumnya," katanya.

Rakor dan evaluasi sehari yang dihadiri Kepala LKPP RI Roni Dwi Susanto, anggota tim Komisi Pemberantas Korupsi RI diterangkan Sekda menjadi solusi bersama "win win solution" untuk pemerintah maupun pihak penyelenggara. 

Pasalnya bagaimanapun pengadaan barang dan jasa menjadi kunci pertama pencegahan korupsi. 

"Kalau pengadaan barang dan jasa sudah ada unsur kong kalikongnya berarti disitu sudah dilihat ada unsur ketidakbenaran dalam penyelenggaraan dan ada niat yang tidak baik. Niat membagi sesuatu ke penyelenggara negara yang takutnya lagi uang yang disediakan habis, namun tidak sesuai dengan pekerjaan yang diharapkan," tandasnya. (RED)

Reporter : Deni