Selain Bunuh Kepala BPBD Merangin, Pelaku Juga Ambil Cincin, Jam, hingga Uang Rp 8 Juta

Ryendra Tubagus Rangga (28) tersangka pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin, Safri, beberapa hari lalu sudah ditangkap Tim Gabungan Polda Jambi dan Satreskrim Polres Merangin.

Selain Bunuh Kepala BPBD Merangin, Pelaku Juga Ambil Cincin, Jam, hingga Uang Rp 8 Juta
Pelaku Saat Dihadapkan dengan Awak Media di Aula Mapolres Merangin (Rhizki Okfiandi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Ryendra Tubagus Rangga (28) tersangka pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin, Safri, beberapa hari lalu sudah ditangkap Tim Gabungan Polda Jambi dan Satreskrim Polres Merangin.

Pria yang sehari-harinya bekerja di kebun sawit milik korban ini ditangkap di Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.

Di saat konferensi pers yang digelar Polres Merangin, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Ia mengaku tega membunuh korban, karena sakit hati, dan korban ingin menggantikannya dengan orang lain.

"Tidak ada permasalahan lain, memang gara-gara saya sakit hati, jujur saya sangat menyesal," ujarnya di hadapan awak media.

Pelaku juga menjelaskan, setelah membunuh korban menggunakan linggis, Ia juga mengambil harta benda milik korban, mulai dari jam, uang sebesar Rp 8 juta hingga cincin, kemudian kabur ke Prabumulih.

"Saya sangat menyesal telah seperti ini, saya benar-benar minta maaf," ujar pelaku.

Selain menghadirkan pelaku, di dalam konferensi pers tersebut, Polres Merangin juga menghadirkan barang bukti lainnya seperti baju yang digunakan pelaku, baju milik korban, linggis, jam tangan korban, dan barang bukti lainnya.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan, menyebutkan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rekonstruksi adegan perkara.

"Secepatnya akan kita gelar rekontruksi, untuk melihat dan mencari bukti-bukti lain," katanya.

Untuk diketahui, Plt Kepala BPBD Merangin, Safri, ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumahnya dengan berlumuran darah, beberapa hari lalu.

Safri yang juga diketahui menjabat sebagai Staff ahli ini, dimakamkan di Kota Jambi.

Penulis: Rhizki Okfiandi