Selalu Gagal Raih Adipura, Begini Komentar Kadis LH Sarolangun…

Selalu Gagal Raih Adipura, Begini Komentar Kadis LH Sarolangun…

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada 2019 ini akan berupaya semaksimal untuk kembali meraih piala Adipura yang beberapa tahun ini selalu gagal. Padahal dulu Pemkab Sarolangun sudah pernah meraih piala Adipura yang di tandai dengan bangunan tugu Adipura di Simpang Kantor Bupati Sarolangun.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun Deshendri, SH mengajak untuk semua instansi selaku lintas sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk bekerja dengan ikhlas dan tulus serta tidak saling menyalahkan satu sama lain.

 

“Semua punya tanggung jawab masing-masing dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Perlu saya sampaikan, bahwa kegiatan Adipura merupakan kegiatan bersama, semua instansi pemerintah termasuk masyarakat dan jurnalistik atau wartawan, punya tanggung jawab semuanya, cuma cara mendukung sesuai dengan fungsi kita masing-masing," ungkap Deshendri, Sabtu (29/06/2019).

 

Jika ingin merebut Adipura kembali makanya harus over action, tidak sekedar hanya berbicara saja.

 

“Tugas si anu, tapi ini tugas kita bersama. Kerjalah kita dengan tulus dan ikhlas, jangan melihat kerja teman, tapi selesaikan pekerjaan kita, kalau sudah selesai baru kita lihat kerjaan teman kalau belum selesai barulah kita bantu itu baru bisa tercapai," kata dia menambahkan.

 

Selain itu,katanya bahwa penilaian adipura tahun 2019 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya pada saat Pemkab Sarolangun dapat meraih penghargaan bergensi tersebut.

 

Dulu, penilaian adipura ini hanya dilakukan oleh tim penilai dari perwakilan Kementrian Lingkungan Hidup di Sumatera. Namun, sekarang penilaian dilakukan langsung oleh tim dari pusat dalam hal ini pihak Kementerian LHK.

 

Saat ini Pemkab Sarolangun sudah melakukan satu langkah penting untuk bisa mengikuti penilaian adipura ini. Pemkab Sarolangun sudah membuat Kebijakan Rencana Strategi Daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah di Sarolangun.

 

"Maka sistem itu kita ketahui dulu, kami berencana minggu depan akan berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi soal indikator penilaian adipura ini. Sebab banyak perbedaan yang dulu dengan sekarang, tapi satu langkah yang kita buat itu kita sudah ada Jakstrada, sebab jika bagi daerah yang belum membuat jakstrada itu belum bisa penilaian adipura ini," katanya. (RED)

 

Reporter : Arfandi S