Sempat Duel dengan Polisi, Karim Tumbang Kena Peluru Panas

Sempat Duel dengan Polisi, Karim Tumbang Kena Peluru Panas
Kapolsek Pasar, AKP Sandi Muttaqin, Minggu (30/6/2019) malam ungkap kasus curat. (Deni/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Karim (40) warga Kelurahan Ulugedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi harus kembali merasakan pedihnya timah panas. Pasalnya, pelaku melawan petugas saat hendak ditangkap saat melakukan aksi pencurian, Minggu (30/6/2019) sore sekitar Pukul 17.30 WIB.

 

Berdasarkan informasi, penangkapan pelaku berawal dari petugas yang mendapatkan informasi bahwa tersangka tengah melancarkan aksinya di kawasan Gang Siku, Pasar Kota Jambi.

 

Kapolsek Pasar, AKP Sandi Muttaqin, Minggu (30/6/2019) malam mengatakan, tersangka merupakan residivis 4 kali dalam kasus jambret dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pencurian 1 unit sepeda pada bulan Maret lalu.

 

"Tersangka merupakan rekan dari Ahmad Supriyadi yang saat ini tengah menjalani hukuman," katanya.

 

Lanjutnya, saat hendak ditangkap tersangka sempat melawan petugas dengan sebilah pisau hingga akhirnya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur.

 

"Dengan pisau ini, sempat duel dengan anggota sebelum di lumpuhkan kakinya," ujarnya.

 

Ditambahkannya, pisau yang digunakan tersangka mengandung racun. Sehingga saat mengenai orang akan bisa membusuk. "Luka bahaya kena pisau ini," tandasnya.

 

Sementara itu, Karim mengaku uang hasil jambretan nya itu digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu di Kabupaten Muarojambi seharga Rp 200 ribu yang ia gunakan setiap harinya. "Saya setiap hari pakai, minimal satu kali, dari uang jambret saya beli," katanya.

 

Dia juga mengaku pernah keluar masuk tahanan karena perbuatan melakukan jambret itu. Menurutnya ini kali ketiganya dirinya berurusan dengan polisi. "Dua kali kena tembak ini yang tiganya," sebutnya.

 

Untuk diketahui tersangka dijerat Pasal 2 uu nomor 12 tahun 1995 dan 363 KHUHPidana dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (RED)

 

Reporter : Deni