Sepanjang 8 KM Jalan Provinsi Rusak Berat Dikeluhkan Warga Teluk Nilau

Sepanjang 8 KM Jalan Provinsi Rusak Berat Dikeluhkan Warga Teluk Nilau
Kondisi terkini jalan provinsi Jambi di Desa Teluk Nilai. (Heri/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA TUNGKAL - Jalan lintas  dari Simpang Teluk Nilau hingga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjabbar dikeluhkan. Pasalnya, kondisi jalan di jalan Parit 3 dan parit Empat Desa Teluk Nilau Kecamatan pengabuan sepanjang  8 km  kondisinya rusak parah. Akibatnya para penguna jalan harus ekstra hati-hati dalam melintas.

Dari pantauan di beberapa titik, kondisi jalan banyak yang berlobang, bahkan kedalaman lobang mencapai hampir setengah meter bahkan lebih. 

Ironisnya, lobang dengan lebar 2 meter lebih juga menghiasi jalan sehingga menyulitkan kendaraan melintas hususnya roda empat.

Dikatakan Warno, salah satu pengguna jalan, kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung sejak lama tanpa ada perbaikan yang permanen. 

"Sudah tambah parah jalannya rusak, jangankan untuk bawa muatan, mobil dalam kondisi kosong saja tidak dapat melintas di wilayah ini, apa lagi kalau musim hujan. Kami tidak dapat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, karna hanya ini satu-satunya jalan yang kita lalui,” ujar Warno.

"Kami harap segera diperbaiki jalanya, jangan putus ditengah jalan. Desa Teluk Nilau ke Senyerang masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian. Jadi kerjanya jangan setengah setengah. Kami harap segera diselesaikan." Pintanya. 

Sementara, Camat Pengabuan Hermansyah benarkan keluhan dan harapan masyarakat. Bahkan kata dia, sebagian besar warga di Kecamatan Pengabuhan merupakan petani menjadikan akses jalan sebagai akses utama. 

"Kami ingin agar pemerintah Provinsi Jambi bisa melanjutkan pembangunan jalan sampai tuntas sesuai dengan harapan sehingga akses masyarat dari Pengabuan ke Tebing Tinggi dapat lancar dan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Tanjab Barat," harapnya. 

"Sebagai masyarakat kami harap janji pemprov provinsi segera terealisasi. Tak hanya di kecamatan pengabuan, realisasi pembangunan jalan juga banyak diimpikan warga kecamatan  Senyerang dan tebing tinggi," tukasnya. (RED)

Kontributor : Heri Anto