Sudah Menuduh Curi HP, 4 Pemuda Ini Gebuki Sahabat Sendiri Hingga Babak Belur

Diduga melakukan pencurian handphone, empat orang pemuda di Banyumas tega melakukan penganiayaan hingga patah tulang kepada temannya sendiri.

Sudah Menuduh Curi HP, 4 Pemuda Ini Gebuki Sahabat Sendiri Hingga Babak Belur
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA PURWOKERTO - Diduga melakukan pencurian handphone, empat orang pemuda di Banyumas tega melakukan penganiayaan hingga patah tulang kepada temannya sendiri.

Mereka berdalih melakukan penganiayaan karena diduga korban telah melakukan pencurian handphone milik salah seorang tersangka. Saat ini keempat tersangka sudah diamankan di Polresta Banyumas.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu melalui Kapolsek Banyumas, AKP Soetrisno mengatakan jika kasus penganiayaan tersebut bermula, pada Rabu (26/8/2020), sekira pukul 03.00 WIB. Lokasinya sendiri berada di komplek Alun-alun Banyumas.

Korban adalah RHA (19), warga Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas saat itu sedang bersama dengan para tersangka dan temannya berjumlah sekitar delapan orang.

"Mereka mabuk-mabukan di lokasi sekitar Alun-alun Banyumas hingga waktu menunjukan pukul 02.00 WIB, mereka menuju ke alun-alun dan menongkrong di Panggung alun-alun atau Monumen Panser," ujar Kapolsek Banyumas, AKP Soetrisno kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (29/8/2020).

Tidak lama berselang salah seorang tersangka yakni SO (20), warga Desa Karangsalam, Kecamatan Kemranjen, Banyumas merasa kehilangan handphonenya. Dirinya pun berusaha mencari namun tidak diketemukan.

Hingga akhirnya SO dan tersangka AD (18), menggeledah satu persatu badan teman-temannya. Hingga kemudian SO menemukan handphonenya di saku celana korban.

SO pun meminta handphonenya kepada korban.

Namun, setelah diberikan korban langsung dipukul oleh tersangka hingga jatuh dari atas panggung ke trotoar.

Tidak sampai situ, kemudian korban pun dipukuli oleh SO, AD, BS (19) dan PA (16) hingga mengalami luka patah tulang lengan.

Korban pun kemudian pulang dan dibawa ke RS Siaga Medika Banyumas. Orang tua korban yang tidak terima kejadian tersebut, kemudian melaporkannya ke Polsek Banyumas.

"Kami mengamankan sejumlah terduga tersangka untuk kami proses lebih lanjut," ungkap Kapolsek.

Sumber: TribunBanyumas
Editor: Ari