Sule dkk Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama, AMPERA: Secara Sadar ada Kesengajaan

Seorang pria bernama Syahrul Riza melaporkan komedian Sule ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 23 November 2022.

Sule dkk Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama, AMPERA: Secara Sadar ada Kesengajaan
Istimewa (ist)

BRITO ID, BERITA JAKARTA - Seorang pria bernama Syahrul Riza melaporkan komedian Sule ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 23 November 2022.

Dalam laporannya itu, Syahrul mengklaim dirinya sebagai perwakilan dari AMPERA atau Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah.

Syahrul melaporkan Sule karena kasus dugaan penistaan agama hingga Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE) yang menimpanya.

“Menyebabkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau SARA, Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU RI nomer 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomer 11 tahun 2008 tentang ITE,” ujar Syahrul pada Rabu, 23 November 2022.

Selain itu, Syahrul juga menambahkan pasal lainnya dalam kasus Sule tersebut.

“Dan atau Pasal 156 KUHP jo Pasal 156A KUHP itu pasal yang kami laporkan,” ucapnya.

Dengan demikian, pria bernama asli Entis Sutisna tersebut terancam dikenai pasal yang berlapis.

Tak hanya Sule, dalam laporannya tersebut Syahrul juga mencantumkan dua nama teman Sule, yaitu Mang Saswi dan Budi Dalton yang juga diduga melakukan penistaan agama.

Ia pun mengatakan bahwa ketiga terlapor tersebut terancam hukuman maksimal, yakni lebih dari lima tahun penjara.

“(Ancaman hukuman) Di atas lima tahun penjara,” tutur Syahrul.

Menurut Syahrul, alasan pihaknya melaporkan Sule dan kedua kawannya itu karena merasa perkataan Budi Dalton telah menyakiti perasaan umat muslim di seluruh Indonesia.

“Kami merasa bahwa dari pernyataan yang disiarkan atau di publikasikan lewat kanal YouTube itu mengundang SARA. Dimana Budi Dalton secara sadar ada kesengajaan disitu bahwa Miras adalah Minuman Rasulullah," ucap Syahrul.

Sementara itu, Sule dan Mang Saswi menanggapi perkataan Budi Dalton tersebut dengan gimik tertawa sehingga mereka berdua ikut dilaporkan.

Ia juga menjelaskan bahwa miras (minuman keras-red) sangat dilarang dan diperangi di zaman Nabi.

“Perlu kami perjelas bahwa pada sepanjang masa hidupnya Nabi memerangi yang namanya Miras,” jelasnya.

Di samping itu, laporan yang dilayangkan Syahrul ke Polda Metro Jaya tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara LP/B5984/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Sumber: harianhaluan.com

Editor: Ari