Terkait COVID-19, Bupati Bungo Rapat Terbuka! Mulai Tabligh Akbar Hingga Hiburan Dicabut Izinnya

Pandemi virus Corona yang sangat berbahaya, hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar rapat bersama Forkopimda Kepala OPD Kabag di lingkungan Kabupaten Bungo. Kegiatan di ruang utama Kantor Bupati, Senin (16/03).

Terkait COVID-19, Bupati Bungo Rapat Terbuka! Mulai Tabligh Akbar Hingga Hiburan Dicabut Izinnya
Bupati Bungo pimpin rapat terkait COVID-19. (Ist/brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Pandemi virus Corona yang sangat berbahaya, hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar rapat bersama Forkopimda Kepala OPD Kabag di lingkungan Kabupaten Bungo. Kegiatan di ruang utama Kantor Bupati, Senin (16/03).

Dalam kesempatan ini Bupati mengatakan menyikapi dan menanggapi virus Corona, Pemkab Bungo bersama unsur Forkopimda rapat terbuka dengan kepala OPD, para Kabag terkait permasalahan virus Corona.

"Untuk agar kiranya kita mengantisipasi penyebaran virus ini di wilayah kita masing-masing, tentu ada langkah-langkah yang harus kita ambil untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai virus Corona ini," kata Bupati.

"Pada hari ini kita terpaksa mengadakan rapat dan kita ambil apa saja keputusan nanti betul-betul bisa mengantisipasi penyebaran virus Corona tersebut," kata Bupati

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo Masril juga menyatakan bahwa dirinya telah mengambil keputusan untuk meliburkan anak sekolah selama 14 hari atau 2 Minggu.

"Kita berkoordinasi dengan masing-masing pihak sekolah agar meliburkan siswa dan siswi nya selama 14 hari, terhitung dari sekarang," kata Masril.

Bupati menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bungo, jangan panik terhadap virus Corona. Selagi kita bisa mencegah dari surat edaran Bupati.

"Jangan beraktivitas di luar ruangan terlalu lama, mencuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun, dan aktivitas yang lainnya," katanya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Bungo, Sekda Bungo,Unsur Forkopimda Bungo, serta undangan lainnya.

Dari rapat itu diambil kesimpulan diantaranya, pengajian BKMT dibatalkan, Rally ditunda, hiburan (Timezone, pameran) dicabut izinnya, kemudian tabligh Akbar dibatalkan, launching maskapai dibatalkan,  finger print ditiadakan alternatif gunakan absensi manual, dibentuk satgas dan Jubir terkait informasi COVID-19, semua kegiatan ke daerah Terjangkit agar menghubungi hotline 085273835634 Dinkes Bungo. (Red)