Terlibat Bisnis Kayu Ilegal, Oknum Polisi Terancam Penjara

Terlibat Bisnis Kayu Ilegal, Oknum Polisi Terancam Penjara
Terdakwa EG menjalani sidang di PN Jambi. (Hendro/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi, mendakwa bersalah seorang oknum polisi berinisial EG, karena terlibat peredaran kayu ilegal. 

EG ditangkap aparat kepolisian, setelah rekannya yang mengangkut sebanyak 758 keping kayu terlebih dahulu ditangkap. 

Dipersidangan terungkap, bahwa terdakwa ditelpon rekannya, yang ingin membawa kayu dari daerah Musi Banyuasin. Atas hal tersebut terdakwa mempersilahkan rekannya itu mengangkut kayu tanpa dilengkapi dokumen resmi.  

Namun perjalanan, tepatnya di kawasan Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Muaro Jambi, rekannya tersebut ditangkap anggota kepolisian. 

Terdakwa pun kembali dihubungi untuk ke lokasi penangkapan. Namun terdakwa sampai di lokasi, rekannya yang merupakan pembawa kayu justru kabur. 

"Terdakwa ditelpon rekannya untuk ke lokasi ia ditangkap. Tapi malah dia berhasil kabur. Jadi terdakwa EG yang diamankan, karana dia terlibat dalam kayu ilegal ini. Kayu yang diamankan adalah jenis meranti dan rimba campuran," kata Jaksa Zuhdi, yang menangani perkara tersebut.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar pasal 83 ayat, (1) huruf b junto, pasal 12 huruf e uu ri nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan hutan," sebutnya. (RED)

Kontributor : Hendro S