Terungkap 53 Anggota DPRD Provinsi Jambi Terima Uang Ketok RAPBD 2017

Dua dakwaan yang diberikan kepada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Selain sebagai penerima gratifikasi, Zumi Zola juga didakwa menyetor duit ke DPRD Jambi demi ketok palu pengesahan Rancangan Perda APBD.

Terungkap 53 Anggota DPRD Provinsi Jambi Terima Uang Ketok RAPBD 2017

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dua dakwaan yang diberikan kepada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Selain sebagai penerima gratifikasi, Zumi Zola juga didakwa menyetor duit ke DPRD Jambi demi ketok palu pengesahan Rancangan Perda APBD.

Jaksa merinci pihak-pihak penerima duit ketok palu. Dari 55 anggota DPRD Provinsi Jambi, 53 diantaranya menerima uang ketok palu RAPBD 2017. "Perbuatan terdakwa bersama-sama Apif Firmansyah, Erwan Malik, Arfan dan Saipudin memberi atau menjanjikan sesuatu berupa uang yang dimaksudkan seluruhnya sejumlah Rp 13,090 miliar dan sejumlah Rp 3,4 miliar kepada pimpinan dan anggota DPRD Jambi periode 2014-2019," ujar jaksa KPK membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jl Bungur Besar seperti dilansir Detik, Kamis (23/8/2019).

  BACA JUGA
Isteri dan Ibu Kandung Zumi Zola Ikut Menikmati Gratifikasi, Ini Rinciannya

Sementara duit untuk pimpinan dan anggota DPRD Jambi menurut jaksa berasal dari rekanan Pemprov Jambi. Permintaan duit dari DPRD selalu dibahas Zumi Zola bersama orang -orang kepercayaannya.

"Sebagai realisasi uang ketok palu, sejak bulan Januari 2017 sampai Mei 2017, Kusnidar membagikan uang kepada anggota DPRD Provinsi Jambi secara bertahap seluruhnya berjumlah Rp 8,9 miliar," sebut jaksa.

 

Berikut rinciannya:

 

1. Fraksi Demokrat

Tujuh anggota fraksi masing-masing mendapatkan uang ketok palu Rp200 juta

2. Fraksi Golkar

Tujuh orang anggota fraksi masing-masing menerima uang ketok palu Rp200 juta. 

3. Fraksi PDI Perjuangan 

Lima anggota fraksi masing-masing mendapatkan uang ketok palu Rp200 juta. Sedangkan satu orang hanya mendapatkan uang Rp100 juta. 

4. Fraksi Gerindra 

Empat anggota masing-masing mendapatkan uang ketok palu Rp200 juta dalam dua kali penerimaan. Sedangkan seorang anggota hanya menerima bagian uang Rp150 juta dalam dua kali penerimaan.

5. Fraksi PKB

Enam anggota masing-masing mendapatkan uang ketok palu sejumlah Rp200 juta dalam dua kali penerimaan

6. Fraksi PAN 

Tiga anggota mendapatkan masing-masing uang ketok palu Rp100 juta. Sedangkan satu orang hanya menerima bagian uang Rp50 juta

7. Fraksi PPP

Empat anggota masing-masing mendapatkan uang ketok palu Rp200 juta dalam dua kali penerimaan.

8. Fraksi Bintang Reformasi

Empat anggota masing-masing mendapatkan uang ketok palu Rp100 juta

9. Fraksi Restorasi Nurani

Enam anggota masing-masing mendapatkan uang ketok palu sejumlah Rp200 juta

  BACA JUGA
Zumi Zola Terima Gratifikasi Rp44 Miliar Plus Mobil Alphard Melalui Apif, Asrul dan Arfan

Selanjutnya pimpinan DPRD menerima uang ketok palu APBD TA 2017 dengan rincian sebagai berikut: 

1. Cornelis Buston sejumlah Rp 100 juta yang diserahkan oleh Muhammad Imaduddin alias IIM.

2. Zoerman Manap, menerima uangtahap pertama sejumlah Rp 200 juta dari Dody Irawan yang diserahkan oleh Muhammad Imaduddin melalui Sufardi Nurzain. Selanjutnya uang tahap kedua sejumlah Rp 200 juta diberikan oleh Endria Putra.

3. AR Syahbandar, menerima uang tahap pertama Rp300 juta pada Januar 2017. AR Syahbandar beberapa minggu kemudian menghubungi Dody Irawan meminta sisa uang ketok palu sejumlah Rp300 juta. Dody Irawan meminta sisa uang untuk AR Syahbandar di showroom milik M Imaduddin. Selanjutnya Dody Irawan bersama Zulfikar menyerahkan tas berisi uang Rp300 juta. kepada AR Syahbandar.

4. Chumaidi Zaidi, menerima uang tahap pertama sejumlah Rp450 juta pada Januari 2017. Chumaidi pada April 2017 m enghubungi Dody Irawan menanyakan sisa uang ketok palu untuk dirinya.

Selanjutnya Dody Irawan meminta Budi Nurahman mengambil uang Rp200 juta yang telah disediakan Muhammad Imaduddin untuk kemudian diserahkan kepada Chumaidi Zaidi.

Doddy Irawan lanjut jaksa meminta M Imaduddin menyerahkan uang tambahan ketok palu Rp 140 juta untuk 27 orang anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jambi kepada Zainal Abidin di rumahnya di Telanaipura yang disaksikan Veri Aswandi. 

"Bahwa setelah direalisasikannya pemberian uang ketok palu tahap pertama dan kedua kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi Rp 13,090 miliar masih terdapat kekurangan yakni 8 orang yang belum menerima pemberian uang ketok palu TA 2017 tahap kedua. Atas kekurangan tersebut, Kusnindar menanyakan kepada terdakwa perihal penyelesaian kekurangan uang ketok palu TA 2017 dan dijawab terdakwa agar Kusnindar berkoordinasi dengan Dody Irawan," papar jaksa. (*)