Tinjau Gudang Pengolahan Pinang di Muarojambi, Mentan : Bagus untuk Obat Kejantanan

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo meninjau gudang atau pabrik pengolahan pinang CV Indokara di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi Sabtu (6/11/21). Menteri melihat pengolahan pinang di sana dan beliau juga sempat mencicipi permen pinang olahan di sana.

Tinjau Gudang Pengolahan Pinang di Muarojambi, Mentan : Bagus untuk Obat Kejantanan
Menteri Pertanian Saat Meninjau Gudang Pinang di Muarojambi (ist)

BRITO, ID, BERITA MUAROJAMBI - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo meninjau gudang atau pabrik pengolahan pinang CV Indokara di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi Sabtu (6/11/21). Menteri melihat pengolahan pinang di sana dan beliau juga sempat mencicipi permen pinang olahan di sana. 

Usai mencoba permen pinang, Menteri menyebut bahwa buah pinang yang diolah jadi permen oleh Negara Pakistan bagus buat kejantanan pria dan ia perintahkan untuk dibuat daripada beli obat kejantanan dari luar negeri. 

"Permen itu sangat bagus untuk metabolisme tubuh bahkan bagus untuk kejantanan laki laki," kata Menteri. 

Informasi pinang bagus untuk obat kejantanan, kata Menteri, didapat dari Gubernur Jambi, Al Haris. 

"Kita buat di sini daripada kita beli obat dari luar padahal ada obat melalui pinang. Selain enak juga bagus untuk kesehatan," katanya. 

Syahrul mengatakan, meski ia bercanda bicara hal obat kejantanan namun ia sangat serius akan membicarakan ke pemerintah pusat terkait permen pinang dan pinang bisa jadi obat khusus laki-laki. 

"Kalau obat kejantanan kenapa tidak kita terbuka saja, ya tentu dunia butuh kejantanan dan pinang dikasih merupakan bentuk kekayaan alam," terangnya.

Dalam kunjungan Mentan ke gudang pengolahan pinang CV Indokara, juga sambil melepas 288 ton pinang yang dimuat dalam 16 truk kontainer. Pinang-pinang tersebut selanjutnya akan diekspor ke Pakistan dan kalau ditotalkan jumlah uangnya mencapai Rp8,9 miliar. 

"Hari ini kita buktikan, bahwa kita punya komoditi tropis. Ini adalah komoditi yang diminati dunia dan hari ini saya bersama Gubernur Jambi melepas ekspor pinang ke Pakistan setelah empat tahun ditutup oleh negara tujuan," tuturnya.

Mentan mengatakan, buah pinang sangat berarti di India maupun di Pakistan dengan berbagai kepentingan kepentingan dan ia sangat terkejut karena pinang juga mahal dan ia akan membicarakan komoditi pinang Jambi ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

"Saya akan melapor ke Presiden, Jambi mempunyai kelebihan dengan pengolahan pinang dan apalagi pinang tumbuh dimana-mana saja serta saya akan memback-up Gubenur Jambi dan Bupati untuk mencoba mendorong optimalisasi pengolahan pinang di tahun 2021 ini juga,"sebutnya.

Terkait ekspor ke luar negeri, biasanya Presiden responnya cukup cepat, untuk mengelola seperti apa mekanisasi dan menyebutkan, masih ada perlakuan perlakuan yang harus dilakukan dari pinang sebelum dia masuk ke industrinya dan Industri membuka margin di tingkat kabupaten yang ada sebelum masuk di industri besar. 

"Jadi irilisasi terakhir untuk menjadi market kata pak Gubenur dengan saya sepakat ada ngak margin dilakukan di tingkat desa, di tingkat kecamatan , ditingkat trading house atau house proccesing,  rumah proccesing di kecamatan yang ada di kabupaten dan 
saya pernah mengolah pertanian namun baru baru pertama kali di indonesia,"katanya.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi