Tokoh Masyarakat Papua Minta Pecah Provinsi 5 Wilayah

Tokoh Masyarakat Papua Minta Pecah Provinsi 5 Wilayah
Jokowi dan tokoh Papua. (Ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemekaran 5 provinsi berdasarkan wilayah adat di Papua dan Papua Barat. Permintaan itu dilakukan agar setiap wilayah adat dapat bertanggung jawab atas wilayahnya. 

"Itu memang berasal dari hati nurani masyarakat Papua, masyarakat yang mencintai NKRI, karena dengan adanya pemekaran berdasarkan 5 wilayah adat otomatis suhu keamanan di Papua itu otomatis akan terjamin," ujar Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura, Martinus Maware saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019). Martinus juga ikut pada pertemuan perwakilan masyarakat adat Papua dan Papua Barat bersama Jokowi. 

Martinus mengungkapkan, wilayah Papua menjadi rawan konflik karena hanya ada 2 provinsi yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai wilayah adat. 

"Jadi tokoh-tokoh kemarin juga ikut menyampaikan itu (permintaan pemekaran 5 wilayah adat), untuk mencegah itu (konflik), sehingga tokoh-tokoh baik di gunung dan pantai mereka bisa menjaga wilayah adatnya sesuai dengan kultur dan nilai-nilai budaya yang mereka miliki," katanya.

"Oleh karena itu dengan sejujurnya tokoh-tokoh masyarakat, dengan sehat jasmani sehat rohani mereka meminta itu (pemekaran) sehingga tokoh-tokoh, masing-masing tokoh di wilayah mereka itu bertanggung jawab atas anak-anak bangsanya. sehingga mereka tidak mengacaukan, tidak merusak itu fasilitas negara, tapi ikut menjaga fasilitas negara dan keamanan, ketertiban, dan ketentraman sebagai anak bangsa secara bersama-sama," lanjutnya.

Namun menurut Martinus, saat pertemuan di Istana Negara Jokowi hanya menjanjikan pemekaran 2 atau 3 wilayah di Papua.

"Yang kita minta kemarin itu kan 5, tapi Pak Presiden kan bilangnya begini, 'iya 2 atau 3 (pemekaran wilayah)'. Jadi Pak Presiden setujunya 2 atau 3," tuturnya. (RED)