Tolak 5 RUU, Mahasiswa dan Pelajar di Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa Lagi

Tolak 5 RUU, Mahasiswa dan Pelajar di Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa Lagi
Mahasiswa dan Pelajar gelar aksi Unjuk Rasa di simpang BI Jambi. (Deni/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) yang saat ini menjadi polemik terus disuarakan. Kali ini datang dari Aliansi Mahasiswa Jambi dan sejumlah pelajar.

Penolakan itu disampaikan massa dengan cara unjuk rasa di Simpang IV Bank Indonesia dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Senin (30/9/2019).

Dikatakan salah satu Mahasiswa Unja, Nanda Herlambang dalam orasinya bahwa saat ini masyarakat tengah disugukan dengan agenda reformasi yang tak kunjung tuntas. Bahkan cenderung mendapat pengkhianatan oleh pemegang kekuasaan.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat RI justru membuat serangkaian kebijakan yang mendorong negara pada sistem pemerintah yang korup, otoriter sehingga dapat menciptakan ekonomi yang eksploitatif, tidak sejalan dengan janji permerintah yang membenahi birokrasi yang bebas korupsi dam memberesinkan kasus HAM.

"Hari ini kita saksikan protes dari berbagai komponen mahasiswa, seakan tak selaras dengan janji pemerintah untuk menyelesaikan HAM. Justru hari ini kita saksikan tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa yang mengakibatkan tertembaknya mahasiswa di Sulawesi Tenggara, Kota Kendari," ujarnya.

Untuk itu pihaknya meminta DPR RI yang akan dilantik agar membatalkan pasal pasal dalam RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Keamanan dan ketahanan siber yang tidak berpihak dengan rakyat, meminta Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan perpu KPK. 

Karena dianggap telah melemahklan KPK sebagai lembaga independen dan bebas dari intervensi, mengutuk dan meminta pertarggungjawaban Kapolri terhadap tindakan represif aparat kepolisian yang tidak manusiawi yang mengakibatkan tewasnya beberapa mahasiswa dalam meryampaikan aspirasi dan meminta Presiden Jokowi untuk menyelesaikan kasus kasus HAM di Indonesia. (RED)

Reporter : Deni S