Viral! Warga Bali Diusir Saat Berada di Pantai, Alasannya Bukan Tamu Hotel

Apa-apa yang ada di alam atau di bumi, pada mulanya dan pada prinsipnya adalah milik bersama semua makhluk yang hidup di atasnya. Namun, peradaban manusia kemudian menciptakan apa yang disebut sebagai "hak milik". Kekuasaan dan uang berandil besar di dalam perkara ini.

Viral! Warga Bali Diusir Saat Berada di Pantai, Alasannya Bukan Tamu Hotel
Screenshot (ist)

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Apa-apa yang ada di alam atau di bumi, pada mulanya dan pada prinsipnya adalah milik bersama semua makhluk yang hidup di atasnya.

Namun, peradaban manusia kemudian menciptakan apa yang disebut sebagai "hak milik". Kekuasaan dan uang berandil besar di dalam perkara ini.

Setiap orang bisa memiliki benda-benda seperti mobil, telepon genggam, televisi, dan lain sebagainya sebagai hak miliknya pribadi.

Tak cuma itu, orang-orang juga bisa menjadikan sejumlah ruas tanah sebagai miliknya, atau wilayah kekuasaannya. Entah itu dengan jalan peperangan, ataupun dengan uang.

Namun belakangan, bukan cuma tanah saja ternyata bagian alam yang bisa "dikapling" seperti itu.

Panorama alam pun ternyata juga bisa. Setidaknya demikianlah yang diduga terjadi di sebuah pantai di Sanur, Bali.

Pantai itu diduga diklaim sebagai milik pribadi oleh pengusaha hotel, sehingga orang-orang yang bukan tamu hotel, diusir dari pantai itu.

Kasus ini diunggah oleh seorang perempuan bernama Mirah Sugandhi lewat video di Instagram. Ia diusir oleh satpam hotel tersebut karena ia bukan tamu hotel.

"Hari ini aku habis diusir sama satpam di Puri Santrian, Sanur. Katanya aku gak boleh duduk di pinggir pantai itu. Itu milik pribadi. Itu milik hotel," ujarnya.

"Aku baru tahu lho kalau hotel itu bisa punya pantai, ya ampuuun. Please deh, aku masih shock banget. Ini siapa sih yang punya pantainya? Serius aku nanya," lanjutnya, sambil merekam lokasi di mana ia diusir.

Pada keterangan video yang ia bagikan, disebutkan bahwa lokasi pantai tersebut berada di Puri Santrian Sanur.

"Kalau semua satpam membuat peraturan seperti itu, trus kita orang2 lokal mau main di pantai mana ? Apakah pantai di Bali sudah dijual?" katanya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh RA (@mirahsugandhi)

Sumber: Indozone
Editor: Ari