Waspada Travel Umrah Bodong, Ini Tips dari Kementerian Agama RI

Waspada Travel Umrah Bodong, Ini Tips dari Kementerian Agama RI
Jagong Masalah Umrah dan Haji (JAMARAH), di Swisbell Hotel Sabtu (28/12). (Hendro/brito.id) 

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfin Hatim, turut prihatin banyaknya travel umrah bodong. Terlebih adanya kejadian terlantarnya sejumlah jamaah umrah dari Kabupaten Merangin di Jakarta beberapa hari lalu.

Arfi Hatim menyampaikan, tatacara prosedur pelaksanaan perjalanan umrah yang benar, agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Ini disampaikan dalam kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (JAMARAH), di Swisbell Hotel Sabtu (28/12). 

Menurutnya, ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk menghindari biro umrah yang bodong. Beberapa diantaranya seperti dengan melihat legalitas izin resmi travel, dari Kementerian Agama RI. 

"Selanjutnya kita juga harus melihat layananan dan harga yang ditawarkan.  Apakah harga tersebut sesuai dengan fasilitas yang diberikan, dan apakah rasional, serta ada surat perjanjian antara jamaah dan penyelenggara yang ditandatangani kedua belah pihak," katanya.

"Jangan mentang-mentang murah langsung tergiur. Karena sekarang sudah ada standarnya. Jadi tidak ada harga murah, tapi layanannya spesial," lanjutnya 

Menurutnya, jika menjadi korban penipuan, masyarakat dapat langsung melaporkan ke aparat penegak hukum, dan diproses lebih lanjut.

Penulis: Hendro
Editor: Ari