1.107 Kasus ISPA, Dinkes Muaro Jambi Siapkan Posko Pengobatan di Area Karhutla

1.107 Kasus ISPA, Dinkes Muaro Jambi Siapkan Posko Pengobatan di Area Karhutla
Yes Isman. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Muarojambi terus meningkat. Hingga awal bulan Agustus 2019, sebanyak 1107 kasus ISPA terjadi di Muarojambi.

"Ada 1.107 hingga awal Agustus ini. Laporan ini didapat dari Puskesmas yang ada di Muarojambi," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman, Kamis (8/8/19).

Menurut Yes, memang terjadi peningkatan kasus ISPA setiap bulannya, namun masih belum terkategori kejadian luar biasa (KLB). Daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan termasuk daerah dengan potensial penyebaran ISPA. Faktor kelembaban udara dan polusi akibat karhutla turut menyumbang potensi terpapar ISPA seperti di Desa Sipin Teluk Duren Kec. Kumpeh Ulu.

"Memang terjadi peningkatan seperti di Hot Spot Karhutla ini. Laporan yang kita terima di Puskesmas Muarokumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu minggu lalu ada 28 kasus ISPA, meningkat menjadi 54 kasus di awal pekan ini," paparnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, Dinkes Muarojambi pun mendirikan Posko Pengobatan di area seputaran Karhutla. Untuk di Kumpeh Ulu sedikitnya ada empat Posko pengobatan yang disiagakan di setiap Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Kita siapkan posko diantaranya di Pustu Sipin Teluk Duren, Pustu Arang-arang, Pustu Pemunduran dan Pustu Teluk Raya," urainya.

Tak hanya itu, Dinkes juga sudah menyalurkan sebanyak 1500 helai masker untuk dibagikan ke empat daerah di Kumpeh Ulu tersebut.

"Sudah kita salurkan 1.500 masker ke wilayah hot spot karhutla. Namun karena jumlahnya terbatas kita dahulukan pemberian masker ini kepada balita dan manula," pungkasnya. (RED)

Kontributor : Romi R