Aman, Wakil Walikota Jambi Sebut Sertifikat Vaksin Belum Bisa Digunakan Sebagai Syarat Kegiatan Masyarakat

Wakil Walikota Jambi, Maulana menilai penggunaan sertifikat vaksin dalam kegiatan masyarakat belum tepat untuk diberlakukan. Hal itu karena Kota Jambi saat ini baru mencapai 53 persen vaksinasi.

Aman, Wakil Walikota Jambi Sebut Sertifikat Vaksin Belum Bisa Digunakan Sebagai Syarat Kegiatan Masyarakat
Wakil Walikota Jambi Maulana (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Wakil Walikota Jambi, Maulana menilai penggunaan sertifikat vaksin dalam kegiatan masyarakat belum tepat untuk diberlakukan. Hal itu karena Kota Jambi saat ini baru mencapai 53 persen vaksinasi. 

Usai kegiatan vaksin yang diinisiasi oleh Paguyuban Pujakesuma, Wakil Walikota Jambi, Maulana saat diwawancarai mengatakan, pihaknya mengambil pelajaran dari penyekatan PPKM yang diberlakukan selama 7 hari tersebut. 

"Karena ke mana-mana ditanya sertifikat vaksinnya mana? kalau tidak ada disuruh kembali. Ternyata hal tersebut memberi dampak tingginya minat masyarakat untuk vaksinasi," katanya, Selasa 31 Agustus 2021.

Maulana juga mengatakan, untuk saat ini penggunaan sertifikat Vaksin Covid-19 untuk sementara belum bisa diberlakukan hingga herd imunity masyarakat tercapai. 

"Jadi tujuannya itu bukan mempersulit masyarakat, tapi mendorong dan mengedukasi masyarakat untuk ayok vaksin," ujarnya 

Di samping itu, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tenaga kesehatan untuk memvaksinasi tersebut. Tentu hal ini perlu diimbangi dengan ketersediaan vaksin Covid-19. 

"Vaksinasi Covid-19 reguler tetap dilakukan, yaitu di Puskesmas serta rumah sakit, namun juga akan didorong lembaga sosial, dan organisasi untuk mengadakan vaksinasi Covid-19. Tetapi dengan catatan harus menerapkan standar protokol kesehatan," jelasnya.

Saat disinggung terkait ketersediaan vaksin, Maulana menjelaskan, saat ini vaksin tengah dipersiapkan sesuai dengan kebijakan di beberapa unit pelayanan. 

"Alhamdulillah ketersediaan vaksin akan diperjuangkan terus oleh Komisi IX DPR RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi bersama Dinas Kesehatan Kota Jambi," bebernya. 

Kontributor: Loadry Apryaldo

Editor: Rhizki Okfiandi