Anggota DPRD DKI Ini Sebut Anies Tak Butuh Wagub

Anggota DPRD DKI Ini Sebut Anies Tak Butuh Wagub
Anies Baswedan. (Ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Meski sudah menetapkan 2 calon wagub, namun hingga kini pemilihan wagub (pilwagub) masih belum jelas. Malahan, saat ini di Kebon Sirih makin menguat wacana Gubernur Anies tidak butuh wagub.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono menyebut, pemilihan wagub apabila tidak memungkinkan dilaksanakan, sebaiknya jangan dipaksakan. Menurutnya tanpa adanya wagub selama ini, kinerja gubernur sudah efektif, bahkan dengan tidak adanya wagub anggaran yang seharusnya buat wagub dapat dialihkan kepada bidang lain. 

“Nggak usah pakai Wagub, biar efesiensi. Lebih baik anggaran untuk wagub dialihkan untuk kegiatan prioritas. Sekarang sudah tanggung, toh selama ini juga Anies bisa menjalankan pemerintahan sendiri. Di sini sudah hampir 2 tahun, tidak ada wagub,” ujar Mujiyono, di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Pria yang sudah menjadi anggota DPRD tiga periode itu menilai bahwa kekosongan kursi Wagub selama hampir dua tahun itu tidak mempengaruhi belanja daerah dan kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.Bahkan, katanya, Anies Baswedan telah bekerja maksimal untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

“Tidak ada pengaruhnya wagub itu. Malah memberatkan belanja daerah saja. Toh selama ini, serapan anggaran juga bagus. TKD pegawai bagus. Nggak ada wagub, nggak masalah,” katanya.

Politisi Partai Demokrat itu menduga, pemilihan wagub tidak akan selesai seperti yang diharapkan. Sebab, katanya, DPRD DKI Jakarta belum memiliki Tata Tertib Dewan yang menaungi tata tertib pemilihan wagub DKI Jakarta itu.

“Pemilihan wagub ini nggak akan kelar, karena dilihat waktu. Kita harus bahas tatib DPRD dulu, dalam pasal tatib DPRD ini ada tatib tentang wagub. Tatib wagubnya sendiri merupakan hasil pansus DPRD periode lalu yang belum diparipurnakan. Begitu ini diparipurnakan, dewan saat ini kan baru, bisa saja mereka nggak mau bahas. Panjang lagi,” jelasnya.

Terlebih, lanjut Mujiyono, kandidat wagub DKI Jakarta, yakni Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra hanya beralasan ingin berbagi tugas dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk kegiatan kedinasan semata. Seperti memenuhi undangan dan lainnya.

Padahal, katanya, masih banyak permasalahan di Jakarta yang harus segera diatasi sebaik mungkin.

“Sudah gitu, banyak anggota dewan yang tidak ada kepentingan atas wagub, tidak ada yang datang pas paripurna, tidak kuorum, ya lama lagi,” ucapnya

Sumber: indopolitika.com
Editor: Ari