Bandar Narkoba di Bathin II Pelayang Bungo-Jambi Dibekuk Polisi, Meski Pelaku Sempat Kabur

Bandar Narkoba di Bathin II Pelayang Bungo-Jambi Dibekuk Polisi, Meski Pelaku Sempat Kabur
Polisi memperhatikan barang bukti yang diamankan (istimewa/Facebook)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo usai menangkap pria dan Wanita di Sungai Mancur kemudian melakukan pengembangan informasi sore itu pula. 

Sekitar pukul 17.00 WIB Polisi melakukan pengintaian terhadap pria yang diduga termasuk bandar narkoba. Diketahui pria ini bernama M Lutpi warga Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo Jambi. Pelaku berhasil diamankan meski sempat berusaha kabur dari kejaran Polisi. 

Peristiwa ini dibenarkan Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji didampingi Paur Humas Iptu M Nur, Jumat (28/2).

"Betul, penangkapan dilakukan setelah pengembangan dari kedua pelaku sebelumnya yang ditangkap di Sungai Mancur. Pelaku bernama M Lutpi warga Seberang Jaya, Bathin II Pelayang ditangkap sekira pukul 17.00 WIB, Kamis (27/2) oleh anggota Satresnarkoba Polres Bungo," papar Kapolres.

Kapolres menjelaskan polisi melakukan penggerebekan di rumah tersangka M Lutpi tepat nya di Desa Seberang Jaya, Kampung Sungai Taman, Bathin II Pelayang, Bungo-Jambi.

"Saat penggerebekan tersangka mencoba melarikan lalu melemparkan seseuatu dari dalam perkarangan rumah tetangga disebelahnya. Namun tersangka berhasil di amankan," terang Kapolres.

Kemudian anggota Polres memanggil Datin Rio Seberang Jaya, Pelayang untuk menyaksikan penggeledahan. Saat digeledah polisi menemukan satu plastik klip yang berisi kristal bening di duga narkotika jenis sabu. Satu plastik klip sedang yang berisikan kristal bening di duga narkotika jenis sabu. 

Satu pastik bening besar yang berisi kristal bening di duga narkotika jenis sabu. Serta satu bungkus plastik yang berisikan plastik klip bening ukuran sedang. BB yang diamankan sekitar 85 gram. 

"Polisi juga mengamankan dompet berisikan emas, satu gunting sebagai barang bukti yang di lemparkan oleh pelaku saat penggerebekan. Serta unit timbangan digital merk CHQ di temukan di pondok di belakang rumah tersangka," katanya. (red)