Begini Kronologis Perampokan Bersenpi di Muarojambi

Peristiwa perampokan bersenjata api yang berhasil menggasak duit ratusan juta di Bahar Utara akhirnya dilaporkan ke polisi. Berdasarkan laporan tersebut, terungkap bagaimana kronologis hingga terjadinya peristiwa perampokan tersebut.

Begini Kronologis Perampokan Bersenpi di Muarojambi
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Peristiwa perampokan bersenjata api yang berhasil menggasak duit ratusan juta di Bahar Utara akhirnya dilaporkan ke polisi. Berdasarkan laporan tersebut, terungkap bagaimana kronologis hingga terjadinya peristiwa perampokan tersebut. 

Berdasarkan LP Nomor : LP/B-  09 /IV/2021/ Polsek tgl. 25 April 2021, terungkap bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/4/21) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. TKP-nya di kantin tempat pencairan Delivery Order (DO) di PKS Bunut RT 11 Desa Markanding Kecamatan Bahar Utara Muarojambi. Pelapor diketahui bernama Yudha Boy Somara Manalu (37),  warga Kelurahan Pematang Sulur Telanaipura Kota Jambi.

Kasubbag Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi, menuturkan bahwa kronologisnya bermula pada Sabtu pagi saudari Desi Fitriani yang merupakan karyawan penukaran D.O milik pelapor berangkat dari rumah pelapor membawa uang senilai Rp130 juta.

"Selanjutnya Fitri menuju ke kantin tempat pencairan D.O di PKS Bunut RT. 11 Desa Markanding Bahar Utara," kata Amradi. 

Sesampainya di TKP, Desi Fitriani langsung  bersih bersih. Kemudian pada saat hendak mengeluarkan uang dari dalam tasnya dengan tujuan akan dimasukkan ke laci meja kasir, tiba- tiba ada dua orang yang diduga pelaku datang.

"Terus 2 orang pelaku ini datang. Satu pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah Desi Fitriani dan mengambil tas yang berisi uang tunai berikut 2 unit handphone milik Desi. Sedangkan satu orang pelaku lainnya langsung menuju kantin dan menodongkan Ida Wahyuni rekan korban serta mengambil handphone milik Ida Wahyuni," kata Amradi. 

Usai beraksi, kemudian para pelaku langsung kabur ke arah belakang kantin tempat kejadian tersebut. 

"Atas kejadian kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian uang tunai sebanyak Rp130 juta berikut 2 unit handphone milik karyawannya Desi Fitriani dan 1 unit handphone milik Ida Wahyuni. Selanjutnya langsung  melaporkan kejadian tersebut ke polsek Sungaibahar," kata Amradi.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisan pun telah melakukan tindakan lanjutan. Mulai dari olah TKP dan mengambil keterangan beberapa saksi.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi