Belasan Petugas Karhutla Diserang Batuk dan Sesak Nafas

Belasan Petugas Karhutla Diserang Batuk dan Sesak Nafas
Petugas memadamkan api. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Ditengah kesibukan memadamkan kebakaran hutan lahan (Karhutla) di Muarojambi, kondisi kesehatan personil petugas di lapangan mulai diserang berbagai penyakit. 

Dari laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Muarojambi, belasan petugas mulai dihinggapi sakit lemas dan batuk hingga sesak nafas.

"Laporan yang masuk itu dari tanggal 12 sampai 15 September. Itu jumlahnya ada sekitar 20an petugas yang sakit," ungkap Sekdis Kesehatan Muarojambi Yes Isman Senin (17/9/19).

Dikatakan Yes Isman, penyakit yang menyerang petugas di lapangan beragam. Batuk, sesak nafas, diare hingga sakit kepala dan sakit pada tenggorokan. 

Menyikapi kejadian ini, Dinkes pun langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dinkes pun menempatkan petugas kesehatan di posko karhutla.

"Kita tempatkan petugas kesehatan di Posko-posko Karhutla untuk melakukan pengobatan terhadap petugas," kata dia.

Petugas kesehatan yang ditempatkan di Posko Karhutla adalah bidan dan perawat. Tugas mereka memantau kesehatan petugas yang melakukan pemadaman.

"Jadi jika ada petugas yang keluar dari area pemadaman itu kita langsung periksa. Kita cek kondisi kesehatannya. Yang sakit langsung kita berikan obat serta vitamin agar kondisi kesehatan mereka membaik," cetus Yes Isman.

Petugas kesehatan yang ditempatkan di lokasi tersebut merupakan perawat ataupun bidan dari Puskesmas yang berdekatan dengan lokasi posko Karhutla. Petugas kesehatan lebih banyak di tempatkan di daerah Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh. Ini lantaran di dua kecamatan tersebut memang menjadi wilayah yang banyak terjadi karhutla di Muarojambi. 

"Jadi Puskesmas-puskemas yang dekat Kumpeh itu yang tenaga kesehatannya kita berdayakan di posko-posko. Misalnya ada di Puskesmas Kumpeh, Puding, dan daerah sekitar terjadinya Karhutla," pungkasnya. (RED)

Kontributor : Romi R