BREAKING NEWS! ISPU Meningkat Seluruh Siswa di Muarojambi Diliburkan

BREAKING NEWS! ISPU Meningkat Seluruh Siswa di Muarojambi Diliburkan
Sekda Muarojambi Moh Fadhil Arief. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) di Muarojambi fluktuatif dan meningkat. Dari data terbaru Dinas Lingkungan Hidup (DLH Muarojambi, ISPU berada pada level 64-94 mg/l. 

Namun pada daerah terdampak karhutla, ISPU diprediksi berada pada level tidak sehat yakni di atas 100 mg/l. DLH pun sudah merekomendasikan untuk meliburkan siswa sekolah. 

Pemkab Muarojambi pun cepat tanggap menyikapi persoalan ini. Bupati Muarojambi Hj Masnah Busyro melalui Sekda Moh Fadhil Arief langsung ambil keputusan untuk meliburkan siswa demi kesehatan para siswa dari bahaya kabut asap.

"Kita sudah berkoordinasi dan mendapat arahan dari Bupati. Para siswa di Muarojambi akan diliburkan mulai besok," ungkap Sekda Selasa (10/9/19) malam usai membuka seleksi substansi balon kepsek di Hotel Shang Ratu Kota Jambi.

Sekda menegaskan, meskipun DLH merekomendasikan untuk meliburkan siswa di lima kecamatan saja, namun Pemkab akhirnya memutuskan untuk meliburkan siswa mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP di seluruh Kabupaten Muarojambi sejak 11-13 September 2019.

"Tidak hanya di lima kecamatan terdampak Karhutla saja tapi di seluruh Kabupaten Muarojambi siswanya dari PAUD hingga SMP libur selama tiga hari ke depan. Surat edarannya akan segera kita berikan," cetus Sekda.

Sebelumnya diberitakan Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Muarojambi fluktuatif dan cenderung alami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. ISPU berada pada angka 64 - 94 Mg/L Khusus untuk daerah-daerah perbatasan dan desa yang berdekatan dengan Karhutla, angka ISPU diprediksi di atas 100 Mg/L. 

Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi bahkan sudah menyurati Dinas PdK Muarojambi dan merekomendasikan untuk meliburkan siswa sekolah terkhusus untuk lima kecamatan yang terdampak Karhutla. Lima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Sungaigelam, Marosebo dan Kecamatam Tamanrajo. (RED)

Kontributor : Romi R