Data Kesejahteraan Sosial Muarojambi Hancur-hancuran, Dinas Sosial Sebut Tidak Ada Anggaran

Kabupaten Muarojambi urung melaksanakan perbaikan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dalam dua tahun terakhir. Alasannya, lagi-lagi terkendala anggaran.

Data Kesejahteraan Sosial Muarojambi Hancur-hancuran, Dinas Sosial Sebut Tidak Ada Anggaran
Kadinsos P3A Muarojambi Rossa Budi Chandra (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kabupaten Muarojambi urung melaksanakan perbaikan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dalam dua tahun terakhir. Alasannya, lagi-lagi terkendala anggaran.

"Perbaikan data DTKS ini memang butuh dilakukan, namun dalam dua tahun ini kita tidak bisa melaksanakannya karena terkendala anggaran. Tak ada anggaran untuk melaksanakan hal tersebut," kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muarojambi Rossa Budi Chandra.

Selama ini, data DTKS Muarojambi masih acak-acakan. Dan ini kerap jadi kritikan legislatif, baik saat hearing maupun pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Muarojambi. Budi menyebut, di awal dirinya menjabat Kadinsos, dirinya sudah mengajukan anggaran pembenahan DTKS tersebut. Jumlahnya sekitar Rp400 juta.

"Namun karena Pandemi COVID-19 anggaran tersebut dipangkas atau di-refocusing," kata Budi.
 
Pembenahan DTKS ini menurut Budi sangat penting, dan persoalan ini menjadi makalah yang dipilihnya saat mengikuti lelang jabatan Kadinsos dulu. Di tahun kedua beliau menjabat (2021), pihaknya kembali mengajukan anggaran untuk pembenahan DTKS, namun lagi-lagi dipangkas lantaran Pandemi COVID-19. 

"Tahun anggaran  2021 kita  masukan anggaran pembenahan DTKS Rp414 juta, namun kembali di-refocusing. Pendataan  akhirnya ditunda hingga 2022 mendatang," kata Budi. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi