Kondisi Rumah Dinas Wabup Muaro Jambi, Tembok Ambruk Kumuh dan Tak Terawat

Kondisi Rumah Dinas Wabup Muaro Jambi, Tembok Ambruk Kumuh dan Tak Terawat
Rumah Dinas Wabup Muaro Jambi. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kondisi rumah dinas (rumdis) Wakil Bupati Muarojambi terlihat kumuh dan tidak terawat. Tembok yang mengelilingi rumdis tersebut tampak ambruk di bagian kanan bangunan, sehingga binatang hutan bisa bebas keluar masuk pekarangan rumah. 

Halaman dan pekarangan rumah dinas terlihat jorok dan rimbun. Rumput liar merangas dibiarkan tumbuh bebas. Bahkan lantai teras rumah dinas penuh dengan dedaunan dan debu seperti tidak pernah dibersihkan.

Cat rumah dinas yang dibangun di Komplek Bukit Cinto Kenang, Sengeti itu terlihat pudar sehingga jauh dari kesan layak. Bahkan atap garasi bangunan tersebut terlihat tak lagi utuh.

Baca Juga: Operasi Patuh 106 Pelanggar Ditilang, Mayoritas Tak Miliki SIM

Rumah dinas saat ini memang belum ditempati Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Kondisi rumah yang kurang layak dan tak kunjung direnovasi bisa jadi adalah alasan rumah tersebut urung dihuni

Renovasi rumah Wakil Bupati Muaro Jambi sebenarnya telah dianggarkan Dinas PU Muaro Jambi pada tahun anggaran 2018 lalu. 

Penganggarannya bersamaan dengan renovasi Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro dan Sekda Muaro Jambi, M Fadhil Arief. 

Renovasi rumah dinas Bupati dianggarkan sebesar Rp3 Miliar, sedangkan renovasi rumah dinas Wakil Bupati sebesar Rp1,5 Miliar dan renovasi rumah dinas Sekda sebesar Rp400 jutaan. 

Kegiatan renovasi rumah dinas Bupati dan Sekda berjalan mulus. Sementara kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati mengalami masalah di tengah jalan. 

Anggaran perbaikan atau renovasi rumah dinas Wakil Bupati sebesar Rp1,5 M ternyata kena pangkas menjadi Rp300 juta. 

"Makanya tidak jadi kita laksanakan tahun lalu, karena anggaran yang kita ajukan tidak sesuai dengan nilai yang disetujui," kata Kadis PUPR muaro Jambi, Yultasmi, Senin (2/9).

Yultasmi sendiri tidak bersedia membeberkan pihak yang berperan memangkas anggaran renovasi rumah dinas Wakil Bupati. Apakah karena tekanan dari bupati, pihak luar atau tekanan dari dewan. 

"Tidak perlulah menyalahkan orang lain, memang salah sayalah," kata Yultasmi sambil tersenyum penuh makna. 

Yultasmi memastikan Dinas PU Muaro Jambi akan terus mengajukan kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati melalui APBD Muaro Jambi. Namun, pihak PUPR berharap anggaran yang disetujui haruslah ideal. 

"Banyak yang perlu kita benahi, pagarnya, 6 atapnya, dinding rumah dan lain sebagainya. Kalau anggaran yang disetujui tidak ideal, kami lebih baik tidak melaksanakan," ujar Yultasmi. 

Informasi yang diterima BRITO.ID bahwa kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati tahun ini kembali dianggarkan sebesar Rp1,6 Milliar. Kegiatan renovasi itu lagi-lagi tidak disetujui sehingga mata anggarannya tidak muncul. Kebenaran informasi ini langsung dibantah Yultasmi. 

"Informasi itu tidak benar, kita memang tidak ada mengangarkan di APBD 2019. Yang benar, kita akan mengajukan kegiatan renovasi rumah dinas wakil bupati di APBD 2020. Sudah kita masukkan dalam KUA-PPAS. Nilainya sekitar Rp1,7 Milliar," kata Yultasmi.

Yult berharap kegiatan renovasi ini mendapat persetujuan. Bagaimanapun rumah dinas Wakil Bupati merupakan aset daerah sekaligus simbol daerah. 

Baca Juga: Tinggal Kulit Pembalut Tulang Karena Sakit, Rachju Anak Yatim ini Butuh Uluran Tangan

"Temboknya saja rubuh, babi hutan bebas berkeliaran di pekarangan rumah dinas. Atap rumah dinas juga banyak bocor, memang sudah sangat layak untuk direnovasi," ujarnya.

Rumah dinas Wakil Bupati Muaro Jambi dibangun sekitar 2005. Dengan usianya yang telah memasuki 14 tahun, rumah dinas itu memang sangat layak dan patut untuk direnovasi. (RED)

Kontributor : Romi R