Di Muarojambi ada 8 Sektor Pajak Digratiskan Selama Pandemi Covid-19, Kecuali Sektor Ini

Pemkab Muarojambi sudah memutuskan untuk menggratiskan pembayaran pajak bagi para wajib pajak di Muarojambi terhadap 8 sektor pajak. Hal tersebut tertuang dalam Kepbup No. 245 Tentang tentang pemberian insentif pembebasan dan pemberian perpanjangan waktu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban pajak daerah.

Di Muarojambi ada 8 Sektor Pajak Digratiskan Selama Pandemi Covid-19, Kecuali Sektor Ini
Kabid Pajak II BPPRD Muarojambi Anwar Sadat (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pemkab Muarojambi sudah memutuskan untuk menggratiskan pembayaran pajak bagi para wajib pajak di Muarojambi terhadap 8 sektor pajak. Hal tersebut tertuang dalam Kepbup No. 245 Tentang tentang pemberian insentif pembebasan dan pemberian perpanjangan waktu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban pajak daerah.

"Iya selama tiga bulan ini terhitung sejak April hingga Juni, Pemkab menggratiskan pembayaran pajak bagi 8 sektor pajak. Ini untuk meringankan beban para wajib pajak kita di tengah Pandemi Korona yang saat ini tengah melanda yang berakibat pada menurunnya pendapatan masyarakat," kata Anwar Sadat, Kepala Bidang Pajak II Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muarojambi Selasa (2/4/20).

Ke 8 sektor pajak tersebut antara lain Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Non PLN, Pajak Reklame, Pajak Restauran, Pajak Air Tanah, Pajak Hiburan, Pajak Hotel dan Kos-kosan, Pajak Parkir dan Pajak Sarang Burung Walet.

"Kalau untuk Pajak Galian C tetap (tidak digratiskan)," jelasnya.

Disoal berapa estimasi pendapatan asli daerah (PAD) yang berkurang dari sektor pajak lantaran diberlakukan penggratisan ini?.Sadat menyebut jumlahnya cukup besar.

"Kalau dihitung sekitar Rp1 milliar. Itu untuk PAD  dari sektor pajak II di triwulan kedua. Kalau target kita di triwulan pertama itu alhamdulillah sudah over target," kata dia.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi