Dinkes Sebut Pemkab Muarojambi Jamin Kebutuhan Warga di 2 RT Sungaibahar

Dua RT di Desa Bukit Mas Kecamatan Sungaibahar ditetapkan zona merah. Di dua RT tersebut dilaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro ketat.

Dinkes Sebut Pemkab Muarojambi Jamin Kebutuhan Warga di 2 RT Sungaibahar
Kadinkes Muarojambi Afif Udin (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dua RT di Desa Bukit Mas Kecamatan Sungaibahar ditetapkan zona merah. Di dua RT tersebut dilaksanakan Pemberlakukan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro ketat. Masyarakat di sana dilarang berkegiatan dan fokus menjalani isolasi mandiri selama 5 hari ke depan sejak kemarin. 

"Sesuai Permendagri jika lebih dari 5 rumah positif di suatu daerah tersebut maka dilabeli zona merah. Maka di sana ditetapkan zona merah dan dilakukan PPKM skala mikro, bukan lockdown ya," kata Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Afif Udin Kamis (8/7/21). 

Afif menyebut, pihaknya bersama stakeholder terkait mulai dari TNI/Polri, hingga Pemda bersama-sama melaksanakan PPKM skala mikro ketat di dua RT tersebut. Diceritakannya, sementara ini di sana ada 22 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab PCR. 

"Dari hasil itu kita menjaring atau melakukan tracing kepada  seluruh warga di sana yang berkontak erat. Hasilnya ada 116 warga yang kita ambil sampel swab PCR-nya. Dari 22 yang terkonfirmasi positif ini semuanya berstatus OTG," kata Afif. 

Selama lima hari ke depan, aktivitas masyarakat di dua RT tersebut dipantau. Mereka tak boleh beraktivitas lain selain jadwal PPKM yang ditetapkan. Sedangkan untuk makan minum warga di sana disuplai dari pemerintah selama 5 hari ke depan.

"Untuk makan minum warga terdampak selama 5 hari ini disuplai dari Pemda. Dikasih jatah. Polri juga mendirikan tenda di sana untuk penerapan disiplin supaya 5 hari tidak ada kegiatan di sana," kata Afif.

Sementara untuk 22 orang yang terkonfirmasi positif, ditempatkan di satu gedung di sana. Mereka dilokalisir dan menjalankan kegiatan isoman semisal senam, dan pemberian obat ataupun vitamin secara teratur. 

"Ini sebagai pilot projects atau percontohan pelaksanaan PPKM. Dan kami berterima kasih kepada Pemda dan juga TNI/Polri atas bantuan dan fasilitasi yang sudah diberikan," kata Afif.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi