Duh…! Sarolangun Terendah Perekaman KTP-e se-Provinsi Jambi

Duh…! Sarolangun Terendah Perekaman KTP-e se-Provinsi Jambi

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Kabid Kependudukan, Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Beti Sakura, mengatakanperekaman KTP elektronik secara global di Provinsi Jambi baru sebesar 96,54 persen. Sedangkan pusat menargetkan 98 persen di Provinsi Jambi. Sayangnya Kabupaten Sarolangun sebagai daerah terendah dalam perekaman KTP-e hingga kini sebesar 86 persen.

 

"Perekaman di Sarolangun hanya 86 persen. Dinilai daerah paling rendah yang ada di Provinsi Jambi," ungkap Beti Sakura ketika dikonfirmasi dalam kegiatan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Kabupaten Sarolangun, Kamis (4/4).

 

Dikatakan Beti, dalam kegiatan ini pihaknya membawa blangko KTP sebanyak 6.000 keping ditambah dengan blangko di Dinas Dukcapil Sarolangun sebamyak 5.000 keping. Sehingga jika ditotalkan ada sekitar 11.000 blangko.

 

"Kita menuntaskan perekaman dan percetakan ktp,kita jemput bola yang dilaksanakan gotong royong oleh 11 kabupaten dan kota.agar masyarakat bisa memilih dalam pileg dan pilpres 2019 ini. Kedepannya, di daerah yang rendah kita juga akan lakukan gotong royong, setelah ini Batang hari dan tanjabbarat," katanya.

 

Masyarakat yang mengikuti perekaman ini, kata Beti ada yang memang belum melakukan perekaman atau baru merekam. Ada yang KTP rusak, dan ada pula perubahan elemen data dalam KTP seperti status.

 

"Kesadaran masyarakat jika tidak membutuhkan KTP enggan mengurusnya,dan kita ingin merubah mindset itu. Makanya kita turun langsung jemput bola. Setelah perekaman ini nanti malam bisa langsung kita cetak di Dukcapil dan besok bisa langsung kita serahkan," katanya.

 

Sementara itu, Kadis Dukcapil Sarolangun Helmi, mengatakan pelaksanaan GISA di Kabupaten Sarolangun sangat disambut baik, karena akan membantu penyelesaian administrasi kependudukan berupa KTP elektronik. Apalagi dalam menghadapi Pileg dan Pilpres tahun 2019.

 

"Ya,ini selama dua hari, di lima kecamatan. Mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Tapi meski di luar jam itu tetap kita terima. Untuk estimasi masih banyak masyarakat yang belum merekam, agak tinggi. Karena mereka berada di daerah dalam,"kata Helmi ketika dikonfirmasi (4/4/2019)

 

Untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat, hingga pada H-1 Pileg dan Pilpres, Dinas Dukcapil Sarolagun akan tetap bekerja meski pada hari libur. Sesuai dengan komitmen bersama untuk melayani masyarakat secara maksimal.

 

"Persentase 80-86 persen,dengan adanya program ini akan naik lagi nanti," katanya. (red)

 

Reporter : Arfandi