Fadli Zon Sentil Jokowi Soal Banjir Sintang, Gerindra Sibuk Klarifikasi, Pegiat Medsos Pun Minta Prabowo Tegas

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Partai Gerindra harus sibuk mengklarifikasi komentar pedas Fadli Zon soal sindiran ke Presiden Jokowi terkait banjir di Sintang, Kalimantan Barat. Juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan komentar Fadli Zon bukan mengatasnamakan partai. Partai Gerindra bahkan telah menegur Fadli Zon dan menyampaikan permohonan maaf atas cuitannya di Twitter tersebut.

Fadli Zon Sentil Jokowi Soal Banjir Sintang, Gerindra Sibuk Klarifikasi, Pegiat Medsos Pun Minta Prabowo Tegas
Seorang warga di Kabupaten Sintang berada di dalam genangan air banjit yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa waktu terakhir. (Suara.com)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Partai Gerindra harus sibuk mengklarifikasi komentar pedas Fadli Zon soal sindiran ke Presiden Jokowi terkait banjir di Sintang, Kalimantan Barat.

Juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan komentar Fadli Zon bukan mengatasnamakan partai. Partai Gerindra bahkan telah menegur Fadli Zon dan menyampaikan permohonan maaf atas cuitannya di Twitter tersebut.

"Tweet Pak Fadli Zon soal Sintang, kami perlu meluruskan jika statement tersebut tidak mewakili fraksi ataupun partai," kata Habiburokhman, beberapa waktu lalu.

Terpisah, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga mengkritik sikap Fadli Zon terkait sindiran kepada Jokowi.

Dengan tegas, Hasto mengatakan Fadli Zon selama ini memang bisanya hanya melontarkan kritik kepada Pemerintah, tetapi dia sendiri tak menghasilkan karya atau berkontribusi untuk masyarakat Indonesia.

"Pak Fadli Zon hanya bisa memberikan kritik tanpa perbuatan nyata," kata Hasto.

Adapun pegiat media sosial, Denny Siregar, menilai Prabowo Subianto harus mengambil tindakan tegas terhadap Fadli Zon.

Pasalnya, Fadli Zon telah berulangkali mengeluarkan statemen yang menyerang pemerintah dan membuat gaduh publik.

"Pak Prabowo, Fadli Zon itu sudah berkali-kali blunder di statement-nya, mulai bubarkan densus dan banyak lagi," kata Denny Siregar, Senin (15/11/2021)

Denny menilai, teguran terhadap Fadli Zon tidak cukup. Menurutnya, teguran hanya memperlihatkan kelemahan Prabowo. Menurut Denny, sanksi yang layak itu dipecat dari Gerindra.

"Menegurnya cuma menunjukkan bapak lemah, enggak mampu bersikap tegas. Kalau saya jadi bapak, langsung pecat. Bikin malu aja," kata Denny Siregar.

Sebelumnya, Fadli Zon mengucap selamat kepada Presiden Jokowi karena meresmikan sekaligus menjajal Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika," ujar Fadli dalam cuitannya di akun Twitter @fadlizon, Sabtu (13/11/2021).

Meski begitu, dalam kicauan yang sama mantan Wakil Ketua DPR RI itu berharap, Presiden Jokowi tidak lupa mengunjungi korban banjir di Sintang, Kalimantan Barat.

Kata anak buah Prabowo Subianto itu, korban sudah lebih dari sepekan mengungsi karena banjir belum juga surut.

"Tinggal kapan ke Sintang, sudah tiga minggu banjir belum surut," sentil Fadli Zon.

Sumber: Fajar.co.id/WartaEkonomi
Editor: Ari