Festival Candi Muara Jambi Lolos di Ajang Kharisma Event Nusantara, Kadisparpora: di 11 Kabupaten, Cuma Kita yang Lolos

Festival Candi Muara Jambi berhasil lolos menjadi salah satu kompetitor di ajang Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021 yang dihelat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Festival Candi Muara Jambi Lolos di Ajang Kharisma Event Nusantara, Kadisparpora: di 11 Kabupaten, Cuma Kita yang Lolos
Kadisparpora Muarojambi, Riduwan (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Festival Candi Muara Jambi berhasil lolos menjadi salah satu kompetitor di ajang Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021 yang dihelat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Alhamdulillah Festival Candi Muara Jambi (FCMJ) masuk dan lolos di ajang KEN 2021," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Muarojambi Riduwan Sabtu (22/5/21).

Riduwan menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI telah meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) yang dirilis pada pertengahan April 2021 yang lalu. 

Program ini merupakan stimulus pemerintah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa Pandemi yang bertujuan untuk membangkitkan kembali sektor-sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Nusantara. 

"Tentunya kita mohon dukungan dan kolaborasi semua pihak untuk mensukseskannya, agar Festival Candi Muara Jambi ini bisa terpilih," kata Riduwan. 

KEN ini sendiri, kata Riduwan, merangkum berbagai agenda kegiatan dari 34 provinsi di Indonesia yang merupakan strategi promosi untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Selain itu, tentu menjadi stimulus membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang saat ini mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19.

Riduwan menyebut, seluruh kegiatan yang masuk ke dalam KEN ini secara umum dipilih dan ditentukan berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek kreativitas berbasis teknologi digital dan inovasi (digital 4.0), aspek kolaborasi berbasis potensi lokal (local wisdom), dan pemberdayaan masyarakat (empowering), serta aspek adaptasi berbasis protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). 

"Dan alhamdulillah FCMJ yang menjadi andalan kita terpilih. Kita juga menjadi satu-satunya kabupaten/kota dalam provinsi Jambi yang lolos event ini," kata Riduwan. 

Riduwan menyebut, dalam KEN ini untuk The Best Event tingkat provinsi yang lolos ada 43 event, dan FCMJ menjadi satu-satunya wakil kabupaten/kota dalm Provinsi Jambi. Nantinya, setiap kegiatan atau festival akan dinilai oleh tim kurator yang telah dibentuk oleh Kemenparekraf.

 "Untuk materi acara festival ini ada bazar dan penampilan seni dan budaya di seluruh kabupaten/kota di Jambi. Di dalamnya juga ada perlombaan mulai dari hadrah, pantun, kuliner tradisional, lagu daerah, homestay, tari daerah dan kreasi, dan qasidah. Untuk itu, mari kita sama-sama sukseskan dan tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan agar kita terhindar dari COVID-19," kata Riduwan.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi