Gatot Nurmantyo Diusir Diteriaki dengan Kata Kasar, Netizen Cari Pelaku dan Ini Profilnya

Gatot Nurmantyo dan peserta deklarasi KAMI saat keluar dari ruangan, mereka disambut para pendemo yang menolak KAMI di Surabaya. Seorang pendemo dengan suara lantang memaki-maki Gatot Nurmantyo saat hendak meninggalkan lokasi acara.

Gatot Nurmantyo Diusir Diteriaki dengan Kata Kasar, Netizen Cari Pelaku dan Ini Profilnya
Gatot Nurmantyo (ist)

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Gatot Nurmantyo dan peserta deklarasi KAMI saat keluar dari ruangan, mereka disambut para pendemo yang menolak KAMI di Surabaya. Seorang pendemo dengan suara lantang memaki-maki Gatot Nurmantyo saat hendak meninggalkan lokasi acara.

“Gatot Nurmantyo an**ng. An**ng kalian, an**ng Gantot Nurmantyo, an**ng kamu,” teriak orator yang menggunakan pengeras suara.

Tak terima dengan ucapan kasar dari pendemo yang menolak Gatot, massa pro KAMI pun membalas.

“Kamera sorot orang-orang seperti ini. Sorot, sorot, sorot. Woi tangkap itu, sikat,” ucap orator dari pendukung KAMI seperti dikutip dari PojokSatu.id.

Tak beberapa lama Warganet berhasil menemukan akun Facebook milik Gus Andrie Adikusumo. Diketahui diduga kuat seseorang bernama Gus Andrie Adikusumo adalah orang yang meneriaki ‘an**ng’ mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di depan penginapan Zabal Nur Jambangan, Surabaya, Senin (28/9/2020).

Gus Andrie Adikusumo ikut demonstrasi menolak Gatot Nurmantyo dan KAMI di Surabaya. Di akun Facebook-nya, ada foto Gus Andre memakai kaos Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Gatot justru menilai para demonstran yang menolak KAMI dan dirinya sedang memerlukan uang sehingga melakukan unjuk rasa.

“Jadi, keberadaan KAMI ini menjadi berkah. Kalau perlu besok demonya yang banyak lagi. Artinya, ada rezeki bagi rekan-rekan kita yang memerlukan uang untuk ikut demo. Mungkin ayahnya baru saja di-PHK, dan memerlukan uang untuk keluarganya,” kata Gatot kepada wartawan di Masjid As-salam Puri Mas Surabaya seperti dikutip dari suaranasional.com

Gatot juga mengimbau kepada massa yang hadir dalam acara KAMI untuk bersyukur karena keberadaan demo penolakan. “Saya mengimbau kepada rekan-rekan KAMI, bahwa kita harus bersyukur. Karena yang demo di sana karena kehadiran KAMI akhirnya ada demo. Demo kan dibayar. Dalam ekonomi susah seperti ini, ada rekan-rekan yang kesulitan dan ada tawaran ya diterima,” tuturnya.

Gatot juga menyebut bahwa dirinya mengeluarkan uang pribadi untuk KAMI. “Itu kan beda, kalau KAMI ke sana keluar (ongkos) bensin dan sebagainya. Kondisinya lebih baik. Maka semua saya ajak berdoa agar semua yang demo di Jabal Nur dan Gedung Juang 45, kembali ke rumah masing-masing dengan selamat dan membawa uang sekadarnya untuk keluarganya,” katanya.

Sumber: PojokSatu.id/Suaranasional.com
Editor: Ari