Giliran Jokowi Tolak Rapid Test ke 575 Anggota DPR: Yang Diprioritaskan Dokter, Tenaga Medis dan Keluarganya!

Presiden Joko Widodo tak ingin tes cepat dan massal (rapid test) virus corona (Covid-19) dilakukan terhadap orang-orang yang tidak tepat, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Giliran Jokowi Tolak Rapid Test ke 575 Anggota DPR: Yang Diprioritaskan Dokter, Tenaga Medis dan Keluarganya!
Jokowi

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Presiden Joko Widodo tak ingin tes cepat dan massal (rapid test) virus corona (Covid-19) dilakukan terhadap orang-orang yang tidak tepat, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Rapid test diperintahkan Jokowi harus diprioritaskan untuk dokter, tenaga medis dan keluarganya, serta orang-orang yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Tadi pagi saya telah perintahkan kepada Menkes untuk rapid test, yang diprioritaskan adalah dokter dan tenaga medis serta keluarganya terlebih dahulu," kata Jokowi, Selasa (24/3), menjawab pertanyaan soal rencana rapid test untuk seluruh anggota DPR RI dan keluarganya.

Selain itu Jokowi menyatakan rapid testjuga diprioritaskan untuk orang-orang yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Rencana rapid test untuk seluruh anggota DPR RI dan keluarganya diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar pada Senin (23/3) lalu. Anggota DPR periode 2019-2024 berjumlah 575 orang.

Sumber: CNNIndonesia
Editor: Ari