Hasil Studi Banding, Jambi Penyumbang Pasien Kedua Rehabilitasi Narkoba di Kepri

Hasil Studi Banding, Jambi Penyumbang Pasien Kedua Rehabilitasi Narkoba di Kepri
Bambang Hermanto, Peltu Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Wacana Pemkab Sarolangun untuk membangun pusat rehabilitas Narkoba dan panti sosial pada tahun anggaran 2019 dan 2020 mendapat petunjuk dari loka Rehabilitasi Narkoba Kepulauan Batam.

"Kita baru studi di loka rehabilitasi Kepulauan Batam dengan Wabup. Kita kesana minta petunjuk terkait arahan dan wacana pak Bupati bangun rehabilitasi narkoba dan panti sosial di Kabupaten," ungkap Bambang Hermanto, Peltu Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun, Senin (08/07/2019)

Bambang mengatakan dari petunjuk itu ada dua pola yang harus dilakukan yakni dengan pengelolaan sendiri atau mandiri.  Juga bisa dikelola oleh BNN.

"Dan juga bisa dikelola dengan menggunakan APBD Sarolangun. Artinya kita kelola sendiri, namun memang semuanya mulai dari anggaran, tenaganya dan sarana dan prasarana medis," kata Bambang.

"Tapi bisa juga melalui BNN. Artinya mereka gunakan anggaran pusat dalam hal ini kita cuma menyiapkan fisiknya saja," tambahnya

"Dari study tersebut belum final dan akan dibahas kembali dengan Bupati dan stakeholder lainnya," lanjut Bambang.

Bambang mengatakan disisi lain mengaku prihatin persoalan narkoba di Jambi, khususnya di Kabupaten Sarolangun cukup tinggi. Terbukti ketika ke Batam. "Di rehabilitasi Batam, Provinsi Jambi penyumbang pasien narkoba nomor 2 di sana," katanya.

"Wajar Bupati prihatin dengan kondisi ini. Makanya beliau komitmen akan segera progreskan ini. Kalau sudah ada rehabilitasi narkoba di Kabupaten Sarolangun tidak perlu jauh lagi untuk berobat jauh," pungkasnya. (RED)

Reporter : Arfandi S