Heboh, Perempuan Asal Muarojambi Ini Kejang-kejang Usai Divaksin

Salah seorang warga Desa Kemingkingdalam Kecamatan Tamanrajo Kabupaten Muarojambi dikabarkan alami kejang-kejang usai mendapat vaksinasi dosis kedua COVID-19. Kegiatan vaksinasi sendiri dipusatkan di Puskesmas Kemingkingdalam.

Heboh, Perempuan Asal Muarojambi Ini Kejang-kejang Usai Divaksin
Tampak Korban Saat Dievakuasi oleh Petugas (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Salah seorang warga Desa Kemingkingdalam Kecamatan Tamanrajo Kabupaten Muarojambi dikabarkan alami kejang-kejang usai mendapat vaksinasi dosis kedua COVID-19. Kegiatan vaksinasi sendiri dipusatkan di Puskesmas Kemingkingdalam. 

"Tidak, bukan kejang-kejang tapi nyeri ulu hati. Tapi sekarang sudah dilakukan penanganan secara medis bahkan juga sudah diberi oksigen, Alhamdulillah sudah baikan," kata Kepala Dinas Kesehatan Afifudin Muarojambi saat dikonfirmasi Rabu (15/9/21). 

Kata dia, peserta vaksin tersebut berjenis kelamin perempuan dan masih berusia muda. Perempuan tersebut terkena maag dan saat divaksin belum makan. 

"Masih muda, masih gadis. Dugaan kita psikosomatis, ketakutan untuk divaksin ditambah belum makan dan lama antre. Kalau identitasnya saya belum tahu pasti karena tadi mau cepat-cepat kan penanganannya dan alhamdulillah sekarang sudah membaik," kata Afif. 

Peserta vaksin tersebut sempat dibawa ke rumah sakit. Afif menyebut, pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan sesuai prosedur. Setiap peserta vaksinasi melewati proses skrining di meja-meja yang sudah disiapkan. 

"Tentu melewati proses skrining. Ada dokter-dokter yang kita persiapkan di meja skrining sebelum melaksanakan vaksinasi," kata Afif. 

Afif menyebut peristiwa ini terjadi bukan karena dosis vaksinasi yang diberikan. Ia meyakini, peserta tersebut mengalami psikosomatis. 

"Bukan gara-gara vaksin, kalau vaksin beliau inginkan sudah menerima vaksin kedua," kata dia. 

Berdasarkan video yang didapat media daring ini, terlihat seorang perempuan muda dibawa ke dalam mobil ambulance. 

Kondisi perempuan tersebut mengalami seperti kejang-kejang. Perempuan tersebut diangkat menggunakan brankar oleh petugas kesehatan dibantu warga setempat. 

"Ya Allah dik, ya Allah dik," kata warga saat melihat kondisi perempuan tersebut di dalam video yang didapat. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi