Heboh, Warga Sungai Duren Temukan Mayat Pria yang Sudah Membusuk
Warga Desa Sungai Duren dihebohkan dengan penemuan mayat laki laki yang sudah membusuk.
BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Warga Desa Sungai Duren dihebohkan dengan penemuan mayat laki laki yang sudah membusuk.
Penemuan mayat tersebut, ditemukan di dalam rumah Blok G 06 Perumahan Bambu Apung Desa Sungai Duren Kecamatan Jambi Luar Kota Muaro Jambi.
Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Shirlen melalui Kasi Humas Polres Muaro Jambi AKP Amradi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Ya benar ada penemuan mayat di Desa Sungai Duren Jaluko Muaro Jambi tepatnya di perumahan Bambu Apung," sebut AKP Amradi.
Dijelaskannya, berdasarkan laporan dari Satreskrim Polres Muaro Jambi, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 07.30 wib Selasa (10/05/22) pagi.
"Awalnya tetangga sekitar rumah korban mencium aroma bau bangkai yang menyengat, setelah ditelusuri ternyata berasal dari rumah Blok G 06. Setelah dilihat oleh warga dengan cara mengintip dari celah jendela, ternyata korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan diperkirakan sudah meninggal dunia," sebutnya.
Melihat keadaan korban dalam keadaan tidak bernyawa, warga pun melaporkan penemuan itu kepada Ketua RT setempat.
Warga bersama Ketua RT, Kepala Dusun, Kepala Desa serta pihak keluarga korban yang datang ke lokasi langsung mendobrak pintu rumah korban.
"Korban berada di dalam kamar sudah tidak bernyawa dan sudah mengeluarkan bau busuk," kata AKP Amradi.
Berdasarkan keterangan dari tetangga korban, pada hari Selasa (04/05/32), atau lebaran kedua Idul Fitri, korban masih bersilaturahmi dengan tetangga lainnya. Dan korban diketahui memang tinggal sendirian.
Sementara anak korban Acita Regina Putri, terakhir datang mengunjungi korban pada Jum,at (06/05/22) mengantar tabung Gas. Korban saat itu mengeluhkan keadaannya yang merasa sakit di dadanya.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Satreskrim Polres Muaro Jambi tidak ditemukan adanya unsur kekerasan ataupun lainnya pada tubuh korban.
"Diduga waktu kematian korban lebih kurang 2 x 24 jam. Dan diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dialami korban yaitu sakit jantung," tandasnya.
Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi
